ARTICLE

Wed - Jan 31, 2018 / 5928 /

4 Cara Jitu Mengajarkan Anak untuk Menjadi Berkat

Bisa menjadi berkat untuk orang lain. Itulah tujuan hidup saya yang pernah terlintas pada saat masih kecil. Akan tetapi setelah dewasa ternyata tidak mudah ya untuk menjadi berkat. Banyak kepentingan kita yang seakan menghalangi tujuan awal supaya bisa terwujud.

Nah bagi orang tua rasanya akan senang sekali ya jika anak SuperParents bisa jadi berkat untuk keluarga bahkan teman-temannya. Banyak sekali kesaksian yang diterima Superbook dimana orang tua bersyukur atas perubahan karakter anak setelah mereka mengenal Kristus lebih dalam.

Apakah SuperParents sendiri ingin agar anaknya punya karakter yang menjadi berkat bagi orang lain? Karena dengan melatih anak untuk menjadi berkat, berarti SuperParents juga melatih mereka untuk bertumbuh dalam karakter Tuhan Yesus. Keren banget kan?

 

1. Ajarkan dan teladani mereka tentang “belas kasihan”.

Sumber: Today's Parent

Saat anak-anak mudah bagi kita untuk mengajarinya tentang peka dengan keadaan orang lain, mempunyai belas kasihan, dan bereaksi atau melakukan sesuatu tanpa takut. Kita dapat membantu anak untuk belajar hal-hal tersebut dengan memberikan contoh, melatih dan mengajarkan mereka apa yang harus mereka lakukan agar dapat memberkati orang lain. Hal yang paling mudah bisa dengan mengucapkan salam, terima kasih, atau maaf.  

 

2. Atur kegiatan rutin untuk ke “panti jompo”.

Sumber: YouTube

Lebih mudah bagi anak untuk memahami apa yang dialami anak di panti asuhan karena mereka sama-sama anak. Sedangkan bagaimana kalau mereka ke panti jompo. Mereka bisa belajar bagaimana peduli dengan orang-orang tua yang sudah tidak bersama dengan keluarga mereka lagi, kehidupan setelah dewasa, dan bagaimana mereka bisa menghibur orang yang lebih dewasa.

Saat berkunjung, SuperParents bisa mengajar anak untuk berbicara dengan para manula, menghibur mereka (bernyanyi bersama, drama, menceritakan firman Tuhan), dan bagaimana mereka bisa menguatkan para manula.

Sebelum pulang, anak bisa memberikan buah tangan yang dapat menghibur mereka dikala manula sedang sendirian. Kakek-nenek akan sangat senang sekali melihat penampilan anak-anak dan merasa terhibur.

 

3. Manfaatkan “hari Valentine” untuk mengajarkan anak tentang kasih sayang bagi sesama.

Sumber: ortodoxia

Hari valentine bisa digunakan sebagai sarana anak belajar peduli dan menyatakan kasih mereka kepada orang lain. SuperParents bisa mengajak anak untuk membuat cupcakes atau hal lainnnya dan mendekorasinya dengan kreativitas mereka.

Kemudian berikan kepada orang-orang yang membutuhkan kasih sayang kita. Contohnya: pemimpin gereja, keluarga yang butuh dikuatkan, dan beberapa kenalan. Anak-anak akan senang sekali karena selain mereka bisa dekat dengan SuperParents dengan membuat cupcakes bersama, mereka juga bisa berbagi dan menyemangati orang lain.

 

4. Mendonasikan “barang kesayangan” anak yang sudah tidak terpakai.

Sumber: Tulsa Kids

Inilah yang mungkin jadi hal tersulit bagi anak. Memberikan apa yang mereka sukai walaupun sudah tidak terpakai lagi pada orang lain. Anak-anak dapat berlajar bahwa harta bukanlah segalanya di dunia ini. Justru kasih yang Tuhan Yesus mau mereka lakukan selama mereka hidup di dunia. Sesayang apapun mereka dengan benda tersebut, tapi masih banyak orang disana yang membutuhkannya.

 

“Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.” (Kisah Para Rasul 20:35)

So, sudah tahu SuperParents mau mengajarkan anak seperti apa? Kalau SuperParents punya usul cara yang lain, boleh di-share di kolom komentar di bawah ini ya. Supaya orang tua lainnya juga bisa melakukannya. Selamat menjadi berkat!

 

Baca juga:

5 CARA AGAR ANAK TERBIASA UNTUK BERDOA

3 CARA MENGAJAR ANAK UNTUK MENYEMBAH TUHAN

ANAK UMUR 5 TAHUN INI PUNYA HATI YANG LUAR BIASA KARENA MEMBANTU TEMAN-TEMANNYA

KLIK SHARE TO FACEBOOK UNTUK KAMU BAGIKAN ARTIKEL INI.

Superbook Admin

Official Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK