ARTICLE

Mon - Apr 30, 2018 / 5768 /

3 Kisah Alkitab Yang Jarang Diceritakan Orang Tua Kepada Anak Padahal Harus!

Siapa yang dirumahnya seringkali membaca Firman Tuhan bersama? Apalagi orang tuanya begitu rajin menceritakan kisah tokoh-tokoh Alkitab yang luar biasa kepada anak. Wah pastinya keren sekali ya. Tapi sadarkah SuperParents, ada beberapa kisah di Alkitab yang kadang kita tidak berani ceritakan kepada anak, padahal mereka juga wajib mengetahuinya.

Belajar Firman Tuhan tidak harus melulu dengan pemahaman Alkitab yang berat, terutama untuk anak-anak. Mungkin SuperParents bisa melakukannya seperti mendongeng kepada anak. Tapi yang paling penting, kita memahaminya terlebih dulu agar bisa menjelaskannya dengan mudah kepada anak. Kalau bisa jangan melewati beberapa kisah juga karena dinilai sulit untuk dijelaskan.

Sadar tidak sadar, kita mungkin melewati 3 kisah Alkitab ini dan tidak menceritakan kepada anak:

 

1. Abraham mengorbankan Ishak

Seorang ayah yang mengorbankan anaknya menjadi korban bakaran bagi Tuhan. Whoaaaa... Bagaimana menjelaskannya kepada anak? Nanti malah bukannya membuat mereka belajar taat pada Tuhan malah ketakutan, mengira Tuhan dan Abraham adalah bapak yang jahat.

Padahal kisah ini mengajarkan kita dan anak-anak tentang ketaatan kepada Tuhan (Matius 22:37, “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, segenap jiwamu, dan segenap akal budimu”). Justru sebagai SuperParents kita tidak boleh lupa untuk menyampaikan akhir dari kisah ini, bahwa Tuhan tidak bermaksud agar Abraham benar-benar mempersembahkan Ishak.

Anak kita harus mengetahui bahwa untuk mengikuti Tuhan berarti kita harus percaya dan taat. Anak juga harus belajar untuk mencari tahu apa kehendak Tuhan dan mengenali ‘suara-Nya’.

 

2. Bahtera Nuh

Pasti SuperParents bingung deh kenapa kisah tentang bahtera Nuh dianggap jarang untuk diceritakan. Bukannya semua anak sudah mengetahuinya? Guru sekolah minggu memang juga sudah menceritakannya kepada anak. Tapi ada beberapa hal yang ditutupi dari cerita ini.

Jangan sampai karena kita tidak lengkap menceritakannya, anak menjadi takut dengan hujan. Anak tidak diceritakan tentang pelangi sebagai tanda perjanjian Tuhan dengan Nuh bahwa tidak akan ada lagi air bah. Lalu pertanyaan tentang, apa yang terjadi dengan orang-orang terdekat Nuh, yang mungkin masih ada di luar bahtera? Lalu sisa binatang dan kondisi bumi selanjutnya seperti apa?

Dengan menceritakan hanya separuh cerita, anak jadi hanya terfokus pada penyelamatannya saja dan kurang informasi tentang Tuhan yang menghukum orang-orang yang memberontak. Anak-anak sebenarnya juga harus tahu bahwa kita tidak boleh mengabaikan peringatan Tuhan karena Tuhan pun punya batas kesabaran.

 

3. Daud dan Betsyeba

Perzinahan dan pembunuhan tentunya bukanlah hal yang mudah untuk dijelaskan kepada anak-anak. Tapi sekali lagi, dari kisah yang buruk ini sebenarnya anak bisa belajar. SuperParents bisa menggunakan perumpamaan untuk menjelaskan kisah ini. Contohnya seperti ini:

“Alkisah hidup seorang raja yang sangat kaya dan berkuasa. Apa pun ia miliki. Ia mempunyai puluhan bahkan ratusan mainan mobil-mobilan yang canggih. Suatu hari, ia melihat keluar jendela dan melihat tetangganya sedang bermain dengan sebuah mobil-mobilan paling berharganya, satu-satunya yang ia miliki. Keegoisan dan ketamakan membakar hati raja tersebut, sehingga ia mencuri mainan berharga tetangganya tersebut.”

Dari kisah ini, anak dapat belajar bahwa efek dosa bisa jauh dari pemikiran kita. Walaupun Tuhan mengampuni kita saat kita sudah mengakui dan bertobat, Tuhan mungkin masih mengijinkan kita untuk mengalami konsekuensi atas akibat dosa tersebut. Anak bisa belajar dari Daud dan Betsyeba tentang tanggapan ketika kita berdosa, yaitu jujur (2 Samuel 12: 13).

Yang terpenting dari semua ini sebagai SuperParents, sebelum Anda menceritakan dan membahas bersama Firman Tuhan, berdoalan terlebih dulu. Undanglah Tuhan untuk memberikan kebijaksanaan dan perkataannya lewat kita. (2 Timotius 3: 15-17)

Sumber: crosswalk.com

Baca juga:

10 TIPS MEMULAI RENUNGAN KELUARGA YANG PERTAMA BERSAMA ANAK-ANAK SUPER PARENTS

INI BUKTI KALAU ANDA, PARA ORANG TUA LEBIH KEREN DARIPADA AVENGERS!

YUK, BELAJAR KEMBANGKAN TALENTA ANAK DARI PEMENANG INDONESIAN IDOL, MARIA SIMORANGKIR

KLIK SHARE TO FACEBOOK UNTUK KAMU BAGIKAN ARTIKEL INI.

 

Superbook Admin

Official Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK