ARTICLE

Tue - Sep 19, 2017 / 1691 /

HATI-HATI Ini 7 Cara yang Paling Sering Digunakan Dalam Penculikan Anak

Inilah modus penculikan anak yang wajib diketahui setiap orangtua.

Kita tentu tidak bisa menemani anak terus menerus selama 24 jam. Tak dapat dipungkiri, sekolah adalah waktu yang paling banyak dihabiskan oleh anak-anak usia sekolah. Bahaya penculikan anak dan kekerasan di sekolah pun menjadi hal yang kita takuti.

Untuk menghindarinya, kita perlu mengajari anak-anak kita agar mereka terhindar dari penculikan anak.

Berikut adalah cara-cara membujuk anak, yang biasa digunakan dalam penculikan anak.

1. Kata 'Mari' dan 'Yuk'

Beberapa penculik merayu dan mendekati anak-anak ketika mereka sedang tengah sendirian, di taman, di jalan, di mall, di halaman rumah bahkan di sekolah.

Biasanya penculik akan membawa sesuatu seperti gadget, mainan, anak anjing, anak kucing atau makanan untuk memancing anak agar tertarik dan mendekat.

Penculik akan membiarkan anak bermain sejenak, lalu mengundang atau mengajak anak ke mobil atau ke lokasi lainnya. Kepolosan anak sering kali jadi bumerang dan membuat mereka jadi korban penculikan anak.

2. 'Boleh saya masuk?'

Meminta ijin masuk ke dalam rumah adalah tipu daya yang sudah sering digunakan dalam penculikan anak.

Biasanya penculik akan menunggu sampai orang tua tidak ada, lalu akan mengetuk pintu meminta agar diijinkan masuk, dengan alasan sebagai tukang service AC, TV, Ledeng atau Listrik.

3. 'Tolong!'

Mungkin Anda pernah bertemu dengan seseorang yang meminta tolong untuk mencarikan barang yang hilang, atau menanyakan arah jalan.

Biasanya anak-anak akan penasaran dan ingin membantu, walaupun yang meminta tolong adalah orang asing. Akibatnya, dalam sekejap saja anak-anak bisa jadi korban penculikan anak.

baca juga : HEBOH Kasus penculikan, 5 Peluang Ini Bisa Picu Penculikan Anak!

4. Tipu daya hewan peliharaan

Hampir semua anak suka binatang, baik itu anak anjing, anak kucing, kelinci, ular, burung. Inilah yang dimanfaatkan oleh penculik anak

Mereka bisa saja mendekati anak-anak dengan membawa binatang yang lucu dan mengajak anak-anak bermain bersama di tempat lain.

5. Pujian

Ada juga penculik yang berpura-pura memuji kecantikan dan kelucuan anak. Mereka mungkin pura-pura tertarik memotret anak dan mengatakan bahwa mereka dari agensi modeling.

Lalu penculik akan berusaha menanyakan hal-hal pribadi, seperti alamat rumah, sekolah di mana, dan lainnya.

Informasi pribadi inilah yang digunakan si penculik untuk mengamati rumah dan sekolah anak, menunggu saat yang tepat menjalankan rencana jahatnya.

6. Keadaan darurat

Masih ingat SMS 'mama minta pulsa?' Kepanikan seseorang saat menghadapi situasi darurat juga salah satu celah yang sering dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab.

Penculik mungkin akan mendatangi anak di sekolah, dan bilang kalau orangtuanya tidak bisa menjemput karena sakit, kecelakaan, dsb.

Anak yang kurang dapat mengendalikan emosi bisa terguncang mendengarnya dan mudah percaya pada bujuk rayu si penculik.

7. Hadiah

Semua orang suka sesuatu yang gratis. Ini saatnya Anda mengubah perilaku ini, karena inilah titik lemah yang membuat Anda dan anak jadi sasaran empuk penculik.

Es krim, permen, kue-kue yang lezat atau mainan gratis sering jadi umpan penculik untuk memancing perhatian anak.

Kegembiraan sesaat karena mendapat sesuatu yang gratis akan membuat anak lengah dan tak sadar telah masuk dalam perangkap buaya.

Parents, semoga hal di atas berguna untuk Anda. Share juga kepada saudara dan teman agar semakin banyak orangtua yang paham cara menghindarkan buah hati mereka dari penculikan anak.

baca juga : Sering Upload Foto Anak Ke Social Media ? Ini Akibatnya!

Referensi: familyshare

Superbook Admin

Official Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK