Pernah gak sih, kita merasa takut kehilangan keselamatan? Seolah-olah hubungan dengan Tuhan bisa berubah hanya karena kita gagal atau jatuh dalam kesalahan? Perasaan ini sering muncul, apalagi saat kita sadar kita tidak selalu hidup benar. Kita tahu harusnya setia, tapi sering goyah. Kita ingin taat, tapi kadang memilih jalan yang salah. Di tengah semua itu, muncul pertanyaan diam-diam: “Apakah Tuhan masih menerima kita?”
Hari ini, kita diajak kembali pada apa yang Yesus sendiri katakan:
“Dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.”
— Yohanes 10:28 (TB)
Perhatikan kata “kekal.” Itu berarti tidak sementara, tidak berubah-ubah, dan tidak berakhir hanya karena kita gagal. Yesus juga berkata bahwa tidak ada seorang pun yang bisa merebut kita dari tangan-Nya. Artinya, keselamatan kita tidak bergantung pada seberapa kuat kita memegang Tuhan, tetapi seberapa kuat Tuhan memegang kita. Dan kabar baiknya, Dia tidak pernah melepaskan.
Paulus juga menegaskan hal yang sama:
“Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus.”
— Filipi 1:6 (TB)
Tuhan yang memulai, Tuhan juga yang menyelesaikan. Jadi ini bukan tentang kita berusaha keras supaya tetap “aman,” tapi tentang percaya bahwa Tuhan setia memelihara apa yang sudah Dia mulai.
Sering kali kita tanpa sadar hidup dalam tekanan—takut salah, takut gagal, takut Tuhan berubah pikiran. Akhirnya kita jadi sibuk “menjaga” keselamatan dengan usaha sendiri. Padahal, semakin kita hidup dalam ketakutan, semakin kita kehilangan damai.
Firman Tuhan mengingatkan:
“Jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya.”
— 2 Timotius 2:13 (TB)
Ini bukan berarti kita bebas hidup sembarangan, tapi justru mengajak kita untuk hidup dari tempat yang benar—bukan dari rasa takut, tapi dari rasa aman di dalam Tuhan. Saat kita sadar bahwa kita sudah dikasihi dan diterima, ketaatan kita pun berubah. Kita tidak lagi taat karena takut, tapi karena kita mengasihi Tuhan.
Download PDF
Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.
Klik untuk bergabungDapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK