ARTICLE

Wed - Oct 04, 2023 / 1045 / Inspirational

Belajar Iman dan Belas Kasihan Dari Nabi Elisa

Elisa adalah seorang nabi yang setia kepada Tuhan, yang dipilih menjadi penerus dari nabi Elia. Seperti halnya Elia, Elisa juga dianugerahi kuasa besar oleh Tuhan. Para nabi telah meramalkan bahwa Elia akan diambil dari mereka, dan Elisa adalah orang yang dipilih oleh Tuhan untuk meneruskan tugas besar ini.

Salah satu momen penting dalam cerita ini adalah saat Elia akan diangkat ke surga. Elia meminta kepada Elisa apa yang bisa dia lakukan sebelum peristiwa tersebut terjadi. Elisa dengan tekad menjawab bahwa dia tidak akan meninggalkan Elia, bahkan saat Elia mencoba untuk menghindarinya. Ini adalah contoh nyata dari kesetiaan Elisa terhadap panggilan Tuhan.

 

BACA JUGA: MARI BERKENALAN DENGAN SI PEMUNGUT CUKAI ZAKHEUS

 

Kedatangan Orang Aram

Sementara itu, bangsa Aram adalah musuh lama Israel. Mereka seringkali mencuri sumber daya dan merampas ternak dari Negeri Israel. Konflik antara Israel dan Aram sering terjadi, dan salah satu pihak yang selalu memberi nasehat kepada Raja Israel adalah Elisa. Elisa memiliki hubungan yang kuat dengan Tuhan dan dapat meramalkan rencana musuh bahkan sebelum mereka melaksanakannya.

 

Mukjizat Pertama: Mata Kapak yang Hilang

Kisah mencapai puncaknya ketika Elisa dan para pengikutnya berada di tepi Sungai Yordan. Di sinilah terjadi mukjizat pertama. Ketika sedang menebang pohon, mata kapak salah satu pengikut Elisa terlepas dan jatuh ke dalam sungai. Meskipun awalnya tampak mustahil, Elisa dengan iman yang besar meminta Tuhan untuk memperlihatkan kuasa-Nya. Mata kapak yang hilang tersebut mukjizat terapung di permukaan air sungai, dan dengan hal ini, Elisa memperlihatkan bahwa Tuhan hadir dalam setiap aspek kehidupan mereka.

 

BACA JUGA: KISAH KESETIAAN NEHEMIA DAN PEMBANGUNAN TEMBOK YERUSALEM

 

Mukjizat Kedua: Orang Aram yang Buta

Mukjizat kedua terjadi ketika orang-orang Aram datang untuk menangkap Elisa. Mereka mengira Elisa adalah orang yang memberi tahu Raja Israel tentang rencana mereka. Namun, Tuhan menunjukkan kuasa-Nya yang besar dengan membuat orang-orang Aram menjadi buta. Ini adalah momen penting ketika Elisa memutuskan untuk tidak membunuh musuh-musuhnya, tetapi menghidangkan makanan dan minuman kepada mereka. Perilaku belas kasih Elisa ini menggambarkan ajaran agape, yaitu kasih yang tidak memandang lawan sebagai musuh, tetapi sebagai sesama manusia yang juga diciptakan oleh Tuhan.

 

Pemulihan Mata dan Kebijaksanaan Elisa

Kemudian, Elisa meminta Tuhan untuk membuka kembali mata musuh-musuhnya. Ini adalah mukjizat lain yang menunjukkan kuasa Tuhan dan kasih yang mendalam. Orang-orang Aram menjadi sadar akan kebaikan dan belas kasih yang telah diberikan oleh Elisa. Mereka berjanji untuk tidak lagi merampas Negeri Israel.

Kita belajar dari nabi Elisa tentang kuasa iman, kesetiaan kepada Tuhan dan belas kasihan terhadap musuh. Elisa adalah contoh nabi yang berani dan setia kepada panggilan Tuhan, sementara orang Aram mewakili bagaimana kuasa Tuhan dapat mematahkan kekuatan musuh. Kisah ini adalah pengingat bahwa kehendak Tuhan selalu terjadi, bahkan dalam situasi yang tampaknya mustahil.

Saksikan kisah nabi Elisa dan Orang Aram di Youtube Superbook Indonesia di bawah ini.

Lori

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK