ARTICLE

Mon - Jun 26, 2023 / 2082 / Inspirational

Belajar Kisah Ketaatan Yusuf Kepada Orang Tuanya

Kisah Yusuf dalam Alkitab bermula dari saat ia bersujud kepada ayahnya, Yakub, setelah sekian lama mereka tidak bertemu. Namun, cerita Yusuf ini sebenarnya dimulai di Haran, tempat kelahirannya. Pada waktu itu, Yakub melarikan diri dari saudaranya Esau. Setelah Yakub berdamai dengan Esau, ia dan keluarganya menetap di Tanah Kanaan dan berternak di Hebron.

Yusuf, bersama dengan Yakub, tinggal di Hebron ketika ia diperintahkan mencari kakak-kakaknya. Saudara-saudara Yusuf membawa ternak ke Dotan, tempat di mana mereka menangkap Yusuf dan menjualnya sebagai budak kepada para pedagang yang sedang melakukan perjalanan dari Kanaan ke Mesir. Mereka berjalan bersama dalam kelompok besar yang disebut kafilah. Terdapat gambaran ini dalam lukisan tembok di makam Kun.

Setibanya di Mesir, Yusuf menjadi budak di rumah seorang bernama Potifar. Ia dengan setia melayani Potifar dan diberi tanggung jawab untuk mengurus rumah dan ladang. Sebuah lukisan dinding di makam orang Mesir menggambarkan Yusuf saat ia bekerja di ladang dan mencatat hasil panen. Setelah Yusuf dan Yakub bersatu kembali, mereka berpindah ke Mesir bersama keluarga mereka.

 

Baca Juga: TERNYATA INILAH MAKSUD TUHAN PADA CERITA YUSUF YANG DIJUAL OLEH SAUDARA-SAUDARANYA!

 

Ketika mereka tiba di Mesir, Yusuf dan keluarga Yakub menetap di daerah Gosen, sebuah tempat yang dianggap sebagai wilayah terbaik di Mesir untuk beternak. Setelah Yusuf meninggal dunia, ia dibalsem dan ditempatkan dalam peti mati menurut adat kebiasaan Kerajaan Mesir. Tindakan ini menunjukkan betapa pentingnya Yusuf di mata Firaun.

Yusuf dan Yakub meminta agar mereka dikuburkan di tanah perjanjian Kanaan. Sebuah bangunan indah dibangun di atas gua tempat Yakub dikuburkan. Orang Israel menghormati permintaan Yusuf dan ketika Musa memimpin mereka keluar dari Mesir, mereka membawa tulang-tulang Yusuf bersama mereka dan menguburkannya di tanah perjanjian, di kota bernama Sikem.

Dalam mimpinya tentang lembu dan gandum, Yusuf menerima wahyu tentang dua sumber makanan penting di Mesir. Dalam mimpi buruk Firaun, lembu muncul dari Sungai Nil yang merupakan sumber air dan kehidupan bagi Mesir. Kesuburan tanah di sepanjang Sungai Nil memastikan kelimpahan pangan dan mengurangi risiko kelaparan. Keberadaan lembu yang muncul dari sungai tersebut dalam mimpi Firaun menandakan ancaman kelaparan yang besar.

 

Baca Juga: CERITAKAN TENTANG KISAH YUSUF AGAR ANAK TIDAK MALAS LAGI

 

Meskipun Yusuf memiliki kedudukan yang tinggi sebagai orang kepercayaan Firaun, ia tetap menghormati dan taat kepada ayahnya, Yakub, serta mematuhi perintah Tuhan. Dalam kesetiaannya, Yusuf menjadi berhasil dalam semua yang ia lakukan. Ia tidak lupa menghormati dan bersujud kepada ayahnya, menunjukkan penghormatan yang tulus.

Dari kisah Yusuf, kita dapat belajar mengenai pentingnya ketaatan dan penghormatan kepada orang tua. Kita diajarkan untuk mendengarkan dan memperhatikan perintah serta nasihat dari orang tua kita, serta menjalankannya dengan sungguh-sungguh. Selain itu, kita juga diingatkan agar membantu orang tua dalam pekerjaan rumah tangga, karena itu merupakan tanggung jawab kita sebagai anak-anak. Yang ketiga, kita belajar untuk menghormati orang tua karena mereka merupakan pilihan Tuhan dalam menjaga kita.

 

Yuk saksikan tayangan lengkapnya di Youtube Channel Superbook Indonesia di bawah:

Lori

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK