ARTICLE

Thu - Feb 13, 2020 / 1031 / Sunday School

SERBA SERBI PELAYAN SEKOLAH MINGGU #6 – DILEMA PEMURIDAN DI SEKOLAH MINGGU

Kita semua pasti tahu apa itu Amanat Agung. “Pergi dan jadikanlah semua bangsa murid-Ku”. Tapi, banyak pelayan anak yang masih belum siap untuk memuridkan. Karena, bagi mereka, memuridkan itu MEREPOTKAN, MENYITA WAKTU, dan TIDAK MENGHASILKAN PROFIT.

Padahal, memuridkan itu inti dari kehidupan Kristen kita loh. Nah, untuk kakak yang saat ini sedang memuridkan, atau ingin mulai memuridkan, berikut ini ada beberapa hal keliru yang sering dilakukan ketika memuridkan.

Baca juga: 3 KEGIATAN KREATIF YANG BISA DILAKUKAN SEKOLAH MINGGU DI MOMEN VALENTINE

  1. Terlalu menuntut perubahan cepat

Pernah kesal ketika orang yang sering kita nasihati tidak berubah? Ya, itu manusiawi. Tapi, kakak harus sadar bahwa tidak semua orang mudah dan cepat berubah, terkhusus anak-anak. Jadi, bersabarlah menunggu perubahan mereka kak.

Sebagai kakak, selain ajarkan mereka, tanya perkembangan perubahan mereka. Jangan lupa, pujilah mereka ketika mereka melakukan perubahan, sekecil apapun itu. Itu akan menyemangati mereka untuk cepat berubah.

  1. Terlalu mendikte

Salah satu problem yang sering membuat hubungan pemuridan mentok adalah kita suka terlalu mendikte hidup orang yang kita muridkan. Hasilnya, ia menjadi tidak nyaman dan bisa memutuskan untuk menolak dimuridkan, atau mereka bisa terlalu bergantung kepada kakak.

Cara terbaik adalah kita berikan saran dengan jelas, tanpa memaksa mereka harus melakukan apa yang kita sarankan. Biarkan mereka mengambil keputusan, agar mereka tidak bergantung kepada kakak.

  1. Tidak membangun hubungan dengan baik

Dasar terkuat dari pemuridan adalah membangun hubungan. Tanpa hubungan, pemuridan hanya seperti sesi khotbah empat mata. Tapi, untuk membangun hubungan itu tidak instan. Sayangnya, banyak kita menyerah di bagian ini.

Yuk kak, mulai bangun hubungan yang baik dengan orang yang kakak muridkan. Habiskan waktu yang sering dengan mereka, seperti bermain ke rumahnya, ajak ia makan, dengarkan curhatannya.

  1. Tidak memberi teladan

Permasalahan ini kesannya sepele, tapi dampaknya besar banget kak. Selain Firman Tuhan yang kakak bagikan, hidup kakak akan sangat membantu untuk mengenal Kristus. Tanpa teladan, kakak hanya sedang membagikan teori, tanpa praktek.

Mulai berikan teladan dari hal kecil kak. Seperti, ketika kakak ingin melakukan disiplin rohani, seperti saat teduh dan baca Alkitab, kakak praktekkan terlebih dahulu. Karena, “khotbah” terbaik adalah hidup kita. Dengan itu, kita bertumbuh dengan menolong orang lain bertumbuh!

Baca juga: SERBA SERBI PELAYAN SEKOLAH MINGGU #5 – DILEMA PEMBAWA FIRMAN SEKOLAH MINGGU

  1. Tidak memberikan visi ketika memuridkan

Salah satu tujuan pemuridan adalah agar murid bisa memuridkan sesamanya. Tapi, kadang kakak banyak yang tidak mengajarkan, bahkan TIDAK TAHU tentang hal ini. Jadinya, mereka hanya menjadi murid, tanpa berani memuridkan.

Karena kebutuhan inilah Superbook membuat program Discipleship Journey untuk menyiapkan para pemimpin cilik yang siap menjadi Pahlawan Pemuridan di masa depan. Tahun ini, ada sekitar 10.000 anak yang akan dilatih dan diperlengkapi oleh Superbook bersama Gereja lokal untuk memuridkan generasi mereka.

Ingin tahu lebih lanjut tentang Discipleship Journey? Klik tulisan di bawah ini.

KLIK TULISAN INI UNTUK TAHU LEBIH DISCIPLESHIP JOURNEY!

Mau mendukung program ini? Klik tulisan di bawah ini.

KLIK TULISAN INI UNTUK MENDUKUNG PROGRAM DISCIPLESHIP JOURNEY!

Daniel Okta

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK