ARTICLE

Mon - Oct 22, 2018 / 3277 / Inspirational

Kisah Nyata 5 Super Moms dalam Alkitab yang Bisa Menginspirasi Anda

Seorang ibu harus bisa melakukan apa saja dalam waktu bersamaan. Dari buka mata di pagi hari sampai menutup mata waktu istirahat malam. Mulai dari urusan dapur, mendidik anak, keuangan, semua harus dikuasai seorang ibu. Memang berat sih.

Tapi untungnya dalam Amsal 31 tertulis standar bagi para ibu. Pasti Super Moms pernah membaca bagian yang ini kan?

Selain Amsal 31 tersebut, yuk kita baca kisah nyata dari 5 Super Moms di dalam Alkitab berikut ini.

HAWA

Sosok ibu pertama di dunia ini adalah ibu dari Kain, Habel, Set, dan beberapa anak lain yang nggak disebutkan namanya. Kalau kita baca di kitab Kejadian, memang sih Hawa yang mengajak Adam makan buah terlarang. Mungkin pikir sebagian orang, “gara-gara dia nih para ibu di dunia merasakan sakitnya melahirkan.”

Tapi pernah nggak kita berpikir betapa hebatnya Hawa. Dulu nggak ada wanita lain di sekitarnya (ibunya si Hawa maupun Adam) yang bisa memberitahu Hawa apa yang harus ia lakukan sebagai seorang ibu. Dia melakukan semuanya sendirian. Mulai dari melahirkan, mengurus anak-anak sampai mengajari anak-anaknya tentang Tuhan.

Hawa jugalah ibu pertama yang merasakan kepedihan karena anaknya Kain membunuh anak yang lain, Habel.

SARAH

Ibu dari Ishak ini adalah ibu yang hebat. Meski awalnya dia nggak percaya dan menertawakan tiga Tamu yang mengatakan bahwa ia akan punya anak, toh dia benar-benar punya kekuatan untuk mengandung dan melahirkan Ishak di usianya yang sangat tua.

HANA

Ibunya Samuel ini benar-benar berpegang teguh pada janjinya. Dulu ia sangat menginginkan seorang anak dan bernazar jika Tuhan memberinya anak laki-laki, ia akan menyerahkan anak itu ke Tuhan. Saking sedunya ia menangis, Eli sempat menegurnya karena dikira Hana sedang mabuk.

Dan benar saja. Tuhan mengabulkan doa Hana. Hana nggak egois! Ia menepati nazarnya. Setelah Samuel ‘cerai susu’, Hana menyerahkan Samuel untuk tinggal di rumah Tuhan di Silo.

YOKHEBED

Alih-alih mentaati aturan Firaun untuk membunuh anak laki-laki bangsa Israel, ibu Harun, Mariam dan Musa itu dengan cerdik menyembunyikan bayi Musa hingga 3 bulan lamanya.

Didikan Yokhebed jugalah yang membuat Musa, meskipun besar di tengah-tengah keluarga kerajaan Mesir, tetap berpihak dan membela bangsanya. Hal ini juga yang membuat Musa berhasil membawa bangsa Israel keluar dari tanah Mesir.

MARIA IBU YESUS

Perempuan mana yang mau menerima takdir mengandung tanpa seorang suami dengan alasan “mengandung dari Roh Kudus”? Apalagi dulu perempuan seperti itu bisa dilempar batu. Di usianya yang masih muda dan dengan persiapan minim menjadi seorang ibu, Maria mau menerima tugas itu. Dia nggak tahu apa yang akan terjadi. Dia hanya taat.

Dalam beberapa kisah pelayanan Yesus, Maria juga tampak berada bersama-sama dengan Yesus. Waktu di pesta perkawinan di Kana, Maria memberitahu Yesus mengenai masalah yang dialami tuan rumah. Yesus sempat ngeyel karena merasa belum tiba saatnya melakukan mujizat. Tapi instinct seorang ibu dari Maria tetap berjalan. Maria memerintahkan para pelayan untuk mengikuti kata-kata Yesus. Dan benar saja. Tercatat, di situlah Yesus mengadakan mujizat pertama-Nya, mengubah air menjadi anggur. Maria mensupport pelayanan Yesus.

Di detik terakhir kematian Yesus, Maria ada di sana. Bisakah Super Moms bayangkan kepedihan Maria melihat Anak yang ia kandung, lahir dan rawat harus disiksa dan mati disalib? Murid-murid Yesus mungkin waktu itu menyebar, para pengikut bersembunyi, tetapi ia tetap tinggal ketika seluruh dunia berjalan pergi.

Baca juga: KETIKA MENGHADAPI MASALAH, BELAJARLAH 4 HAL INI DARI AYUB

BACA AYAT-AYAT ALKITAB BERIKUT UNTUK MENGUSIR RASA CEMAS DAN KHAWATIR DI HIDUPMU

Para ibu dalam Alkitab ini menunjukkan kepada kita bahwa peran seorang ibu sangat berpengaruh besar dalam kehidupan anak-anaknya. Ayo Super Moms, buktikan bahwa Anda juga bisa menjadi Moms yang hebat untuk anak-anak Anda!

Carryn Graciano

Penulis Konten
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK