Anak-anak itu polos, lucu... tapi juga guru kehidupan bagi kita.
Yesus tidak hanya menyambut anak-anak—Dia mengangkat mereka sebagai teladan iman. Menariknya, Yesus tidak mengajar mereka seperti orang dewasa. Ia memakai cara yang sederhana, penuh kasih, dan membumi.
Sebagai SuperParents dan SuperTeacher, kita bisa belajar banyak dari cara Yesus mendidik anak-anak. Bukan soal metode yang rumit, tapi soal hati yang hadir dan cara yang mengena.
Yuk, kita gali 5 pelajaran inspiratif dari cara Yesus mengajar anak-anak—siap-siap terinspirasi!
1. Yesus Tidak Mengabaikan Anak-Anak
Di Lukas 18:15–17, orang-orang membawa anak-anak kepada Yesus. Murid-murid sempat menegur mereka. Tapi apa kata Yesus?
“Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku.”
Makna di baliknya: Anak-anak sering dianggap belum penting, tapi Yesus justru memprioritaskan mereka.
2. Yesus Mengajar Lewat Hal-Hal Sederhana
Yesus tidak pakai istilah rumit. Ia ajarkan tentang Kerajaan Surga lewat biji sesawi, burung pipit, dan roti.
Makna di baliknya: Anak-anak belajar paling baik lewat cerita, gambar, dan pengalaman yang dekat dengan kehidupan mereka.
BACA JUGA : Yesus Membasuh Kaki Murid-MuridNya: Yuk Tonton Bareng Anak-anak!
3. Yesus Melibatkan Anak-Anak dalam Mujizat
Ingat anak kecil yang memberi lima roti dan dua ikan? Yesus bisa saja menciptakan makanan, tapi Ia memilih memakai apa yang anak itu punya.
Makna di baliknya: Tuhan bisa memakai kebaikan kecil anak-anak untuk melakukan hal besar.
4. Yesus Menghargai Iman Anak-Anak
Yesus sering memuji iman orang-orang yang sederhana. Anak-anak punya iman yang tidak rumit mereka percaya karena mereka mengenal kasih.
Makna di baliknya: Kadang, kita justru bisa belajar iman yang murni dari anak-anak.
5. Yesus Menjadikan Anak Sebagai Teladan
Yesus berkata, “Jika kamu tidak menjadi seperti anak kecil, kamu tidak akan masuk Kerajaan Surga.”
Makna di baliknya: Iman anak-anak yang polos dan percaya penuh adalah teladan bagi kita orang dewasa.
Sebagai SuperParents dan SuperTeachers, kita bukan hanya mendidik anak-anak. Kita juga diajak untuk melihat mereka sebagaimana Yesus melihat mereka berharga, siap dipakai, dan penuh potensi rohani.
Yuk, terus bimbing anak-anak untuk bukan hanya tumbuh pintar, tapi juga tumbuh percaya dan mengasihi Tuhan sepenuh hati.
Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.
Klik untuk bergabungDapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK