ARTICLE

Fri - Sep 04, 2020 / 785 / Sunday School

Ayat Alkitab yang Menakutkan Sekaligus Menyadarkan Guru Sekolah Minggu Akan Perannya

Mengajar anak-anak bukanlah sesuatu yang bisa dianggap enteng, dibandingkan pelayanan lainnya. Justru seperti pelayanan lain di gereja, menjadi guru sekolah minggu merupakan pelayanan yang penuh dedikasi dan memerlukan persiapan yang matang. Oleh karena itu, pasti akan terlihat saat pelayanan, guru mana yang sudah mempersiapkan bahan dengan matang dan mana yang tidak.

Tuhan membuat kita semua berbeda. Ada yang memiliki kemampuan untuk bernyanyi, bermain musik, menari, membaca ayat, dan bahkan mengajar. Ini semua Tuhan lakukan bukan semata-mata tanpa maksud. Justru Ia ingin agar kita bisa melengkapi tubuh-Nya sebagai gereja dengan karunia yang telah Ia berikan. Seperti anggota dan organ tubuh kita saja, perlu kerjasama agar badan bisa berfungsi dengan baik (1 Korintus 12:12-27).

Baca juga : BELAJAR TENTANG PENGORBANAN KRISTUS DENGAN PERCOBAAN ILMIAH YANG KEREN!

Yakobus 3: 1 mengatakan, “Saudara-saudaraku, janganlah banyak orang di antara kamu mau menjadi guru, sebab kita tahu, bahwa sebagai guru kita akan dihakimi menurut ukuran yang lebih berat.”

Sedangkan dalam Markus 9: 42 lebih tegas lagi mengatakan, “Barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil yang percaya ini, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia dibuang ke laut.

Terlihat dari kedua ayat ini, menjadi guru itu tidaklah mudah. Kita harus menjaga perkataan dan apa yang kita ajarkan kepada anak-anak. Jadi pelayanan ini bukan main-main dan tidak bisa dianggap remeh. Salah mengajar atau menyampaikan firman Tuhan secara asal, akibatnya bisa fatal karena dianggap menyesatkan.

Sebagai guru sekolah minggu, kita dipercayakan oleh Tuhan untuk mengajarkan firman-Nya. Firman Tuhan tidak bisa dianggap enteng, bahkan memerlukan persiapan yang sangat matang untuk menyampaikannya. Bagaimana rasanya kalau kakak mendengar kabar hanya sepotong-sepotong lalu ditambahkan ini itu, sampai akhirnya berbeda dengan konteks awalnya. Pasti kesal dan kakak berpikir itu ‘gosip’ bukan. Sama seperti Firman Tuhan.

Baca juga : MERAYAKAN HARI PRAMUKA SAMBIL BELAJAR DI SEKOLAH MINGGU

Itulah mengapa mengajar adalah pelayanan yang penting. Tuhan menginginkan guru yang dapat dipercaya, bukan guru yang bangga dengan gelarnya atau pelayanannya. Oleh karena itu, dalam Yakobus 3:1 dikatakan bahwa ‘janganlah banyak orang di antara kamu mau menjadi guru’. Ini bukanlah pekerjaan atau pelayanan bagi semua orang.

Ya tapi jangan takut untuk menjadi guru sekolah minggu juga. Jika memang kakak benar-benar terpanggil, berarti kita peran penting untuk mengajar dan melakukan yang terbaik agar anak-anak bisa memahami firman Tuhan. Semangat terus ya kakak untuk pelayanannya. Tuhan memberkati.

Contasia Christie

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK