ARTICLE

Mon - Aug 14, 2023 / 866 / Inspirational

Apa Sih yang Disampaikan Alkitab Tentang Nasionalisme?

Secara etimologis, 'nasionalisme' berasal dari kata 'nationalism' dan 'nation' dalam bahasa Inggris. Dalam studi semantik kata nation berasal dari kata Latin yakni 'natio' yang berakar pada kata 'nascor' yang artinya 'saya lahir', atau dari kata 'natus sum', yang artinya 'saya dilahirkan'. Jadi nasionalisme adalah kesetiaan dan pengabdian seseorang terhadap negara dimana dia dilahirkan.

Salah satu kisah Alkitab yang menyinggung tentang suatu bangsa dimulai dari seorang Abraham. Tuhan sendiri memerintahkan dia untuk meninggalkan tanah kelahiran tempat dimana seluruh keluarganya tinggal, dan pergi ke suatu negeri yang Tuhan sudah sediakan (Kejadian 12: 1-2). Di dalam Mazmur 137, juga diungkapkan bagaimana seseorang begitu mencintai tanah kelahirannya, Yerusalem, dan mustahil bisa melupakannya karena ada cinta mendalam yang sudah tertanam di sana.

“Bagaimanakah kita menyanyikan nyanyian TUHAN di negeri asing? Jika aku melupakan engkau, hai Yerusalem, biarlah menjadi kering tangan kananku! Biarlah lidahku melekat pada langit-langitku, jika aku tidak mengingat engkau, jika aku tidak jadikan Yerusalem puncak sukacitaku!” (ayat 4-6).

Di zaman Alkitab, khususnya bagi bangsa Ibrani, letak keberhasilan mereka membangun suatu bangsa adalah dengan memiliki pola pikir nasionalis. Saat itu mereka bahkan membatasi dirinya untuk tidak bergaul dengan bangsa-bangsa lain di sekitar mereka. Mereka bahkan memilih untuk membuat hukum, agama dan budaya yang berbeda (Ulangan 7: 1-6). Sehingga setiap orang luar yang ingin bergabung dengan bangsa Israel harus tunduk pada hukum Tuhan dan menjadi seperti orang Ibrani (Yesaya 14: 1).

 

Baca Juga: 4 ALASAN ORANG TUA KRISTEN WAJIB TANAMKAN JIWA NASIONALIS PADA ANAK!

 

Selain itu, Alkitab juga mengajarkan bahwa nasionalisme adalah sebuah kepatuhan terhadap hukum negara. Seperti disampaikan dalam Roma 13: 1, “Tiap-tiap orang harus takluk kepada pemerintah yang di atasnya, sebab tidak ada pemerintah, yang tidak berasal dari Allah; dan pemerintah-pemerintah yang ada, ditetapkan oleh Allah.” Melalui ayat ini jelas disampaikan bahwa penting bagi seorang warga negara suatu bangsa untuk patuh dan mendukung pemerintah, negara dan komunitas yang ada di sekitar lingkungan kita (Kisah Para Rasul 5: 29). Sama seperti saat bangsa Israel diasingkan ke Babel karena ketidaktaatan mereka, Tuhan memberi tahu mereka untuk “mencari kedamaian dan kemakmuran di kota dimanapun Tuhan membuang mereka” (Yeremia 29: 7). Jadi kita perlu ambil bagian untuk berdoa bagi perdamaian dan kedamaian bangsa dimana kita tinggal.

Jadi Alkitab menegaskan bahwa orang-orang di masa lalu begitu getol mempertahankan bangsanya. Karena percaya bahwa Tuhan sendiri yang mempercayakan suatu bangsa. Sama seperti orang-orang Ibrani, kita pantas mempertahankan dan menjaganya agar tidak dijajah maupun dicemari oleh orang lain dari luar bangsa tersebut.

Sebagai warga negara suatu bangsa, kita punya kewajiban untuk membela komunitas kita (Amsal 24: 11) dan membayar pajak dengan taat (Markus 12: 17). Tetapi sebagai warga negara kerajaan Allah, kita orang-orang percaya (Filipi 3: 20) juga punya kewajiban untuk menegakkan kebenaran firman Tuhan atas hidup kita.

Berikut beberapa ayat Alkitab yang menjelaskan tentang nasionalisme:

Roma 13: 7

Bayarlah kepada semua orang apa yang harus kamu bayar: pajak kepada orang yang berhak menerima pajak, cukai kepada orang yang berhak menerima cukai; rasa takut kepada orang yang berhak menerima rasa takut dan hormat kepada orang yang berhak menerima hormat.

 

Baca Juga: MUNCUL ISTILAH EGGSHELL PARENTS, SEBAHAYA INI LHO DAMPAKNYA TERHADAP ANAK

 

Kisah Para Rasul 10: 34-35

Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang. Setiap orang dari bangsa mana pun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya. Itulah firman yang Ia suruh sampaikan kepada orang-orang Israel, yaitu firman yang memberitakan damai sejahtera oleh Yesus Kristus, yang adalah Tuhan dari semua orang.

 

Imamat 19: 33-34

Apabila seorang asing tinggal padamu di negerimu, janganlah kamu menindas dia. Orang asing yang tinggal padamu harus sama bagimu seperti orang Israel asli dari antaramu, kasihilah dia seperti dirimu sendiri, karena kamu juga orang asing dahulu di tanah Mesir; Akulah TUHAN, Allahmu.

Semoga memberkati kita semua. Tuhan Yesus memberkati.

Lori

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK