ARTICLE

Thu - Jun 14, 2018 / 775 / Parenting

Anak Anda Perusak? Segera Ganti ‘Kacamata’ Anda.

Anak-anak cepat sekali tertarik untuk mempelajari sesuatu. Rasa ingin tahu yang tinggi dan kemauan bereksplorasi membuat mereka suka bereksperimen dengan benda-benda di sekitar mereka. Tak heran keluarga yang punya anak kecil rumahnya pasti terlihat berantakan.

Sayangnya sering terdengar kata larangan yang diucapkan orangtua. Banyak yang tidak menyadari bahwa tindakan ini malah “membunuh” ilmuwan-ilmuwan cilik ini.

Video di atas membuka pikiran Anda dan saya sebenarnya kita tidak boleh terus-terusan melarang mereka. Hal itu membuat mereka tidak belajar dari pengalaman.

Contoh yang bisa kita ambil ialah ketika anak mulai mengeluarkan telur dari kulkas. Apa yang SuperParents lakukan pada umumnya? Meminta mereka menaruh telur itu kembali ke kulkas.

Baca juga:

3 KESALAHAN FATAL YANG BIASA DILAKUKAN OLEH ORANG TUA PADA ANAK PERTAMANYA

MEMBERIKAN HADIAH KEPADA ANAK KARENA SUDAH MENURUT, BOLEH ATAU TIDAK YA?

Kita tidak memberi kesempatan mereka belajar bahwa jika mereka tidak berhati-hati maka telur bisa pecah. Kita tidak memberi kesempatan mereka mengetahui telur terdiri dari cairan bening sebagai pelindungnya dan inti kuning yang jika dieram sang induk bisa menjadi anak ayam. Toh berapa harga satu butir telur dibandingkan pelajaran yang dialami langsung?

Baca juga:

5 CARA MUDAH AGAR ANAK MAU MENDENGARKAN DAN MENURUTI ORANG TUA TANPA PAKSAAN

Mari lihat peserta MasterChef Indonesia Junior. Jika orangtua mereka tidak mengijinkan mereka memegang pisau saat masih balita atau tidak mendampingi dan memberi masukan atas masakan mereka, tentu tidak akan ada ajang pencarian bakat ini.

Alih-alih terus-menerus melarang dan membiasakan anak hidup tertib, baiknya SuperParents merubah pandangan dari ‘perusak’ menjadi ‘kegiatan bereksperimen’ yang dapat meningkatkan kualitas pengetahuan anak. (CG)

KLIK SHARE TO FACEBOOK UNTUK BAGIKAN ARTIKEL INI.

Carryn Graciano

Penulis Konten
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK