ARTICLE

Fri - Apr 30, 2021 / 909 / Inspirational

4 Hal yang Bisa Kita Pelajari dari Terpilihnya Saul dan Kejatuhannya

Saul sebenarnya adalah raja pilihan Allah. Namun sayangnya, karena ketidaktaatannya ia mengalami kejatuhan dan akhirnya ditinggalkan Tuhan. Saul juga menjadi raja yang iri hati kepada pelayannya, Daud. Saking iri hatinya, ia tega berulang kali mencoba menghabisi Daud. Tapi karena Daud juga adalah pilihan Allah dan ia taat, Daud mendapatkan perlindungan dari Tuhan.

Tadi adalah secuplik pembahasan dari Part 2 - Kenapa Saul Bisa Mengalami Kejatuhan dan Akibatnya dan sebelumnya momin juga sudah pernah membahas di Part 1 - Mengenal Saul dan Kisahnya Saat Diangkat Menjadi Raja Atas Israel. Sekarang, apa sih yang bisa kita pelajari dari terpilihnya Saul oleh Allah dan kejatuhannya? Yuk simak penjelasannya dibawah ini:

  1. Tuhan menilai kita dari hati, bukan penampilan luar

Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: 'Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.' (1 Samuel 16 : 7)

Orang Israel menginginkan seorang pria untuk menjadi raja, dan Saul jelas terlihat seperti itu. Ia punya fisik kuat dan tampan. Namun, pikiran dan sikap batinnya yang salah mulai terlihat di luar juga. Tuhan tidak terkejut, dan memikirkan penggantinya.

 Baca juga : INILAH JAWABAN PERTANYAAN-PERTANYAAN SEPUTAR DOA YANG SERING ANAK TANYAKAN

  1. Tuhan ingin kita percaya pada-Nya, bukan pada kesombongan diri sendiri

Tetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu Ia katakan: 'Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati.” (Yakobus 4:6)

Saul yang sudah menjadi raja justru mengisi hatinya dengan kesombongan karena berkali-kali memenangkan pertempuran dan memimpin bangsa Israel. Akhirnya, dia bahkan berasumsi bahwa dia memenuhi syarat untuk mengemban tugas yang dimaksudkan untuk para pendeta. Tuhan melihat hatinya sudah mulai salah dan menegurnya melalui Samuel.

 

  1. Tuhan memanggil kita untuk memenuhi kehendak-Nya dan bukan keinginan kita sendiri

Aku ini akan menempuh jalan segala yang fana, maka kuatkanlahhatimu dan berlakulah seperti laki-laki. Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya, dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan, perintah, peraturan dan ketentuan-Nya, seperti yang tertulis dalam hukum Musa, supaya engkau beruntung dalam segala yang kaulakukan dan dalam segala yang kautuju. (1 Raja-raja 2: 2-3)

Meskipun Saul dipilih menjadi raja duniawi orang Israel, Tuhan masih merupakan otoritas tertinggi dari bangsa itu. Dia berharap Saul menjadi teladan ketaatan dan ketaatan yang saleh. Tapi Tuhan berduka ketika Saul tidak menerima peran itu dan justru tidak taat.

 Baca juga : TOKOH PEREMPUAN HEBAT ALKITAB

  1. Tuhan memanggil kita untuk mengikuti perintah-Nya dengan setia, bukan selektif

Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi. Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN. (Ulangan 28:1-2)

Saul diberkati dengan hadiah seperti kepercayaan diri dan passion. Tetapi kesombongan, ketidak-taatan dan ketidak-sabaran pada saat-saat tertentu membuatnya mengabaikan apa yang dia tahu benar, dan kemudian mencoba dan membela diri. Karena hatinya tidak sepenuhnya diberikan kepada Tuhan, dia kehilangan posisi dan kebanggaannya.

 

Kisah Saul menjadi peringatan bagi kita semua, orang percaya. Karena Tuhan menginginkan kita menjadi teladan, garam dan terang bagi dunia. Saat Saul menjadi Raja, ia mengingatkan kita bahwa tidak ada pemimpin duniawi yang bisa menggantikan posisi Tuhan sebagai Raja yang sebenarnya. Justru saat kita dipercayakan menjadi pemimpin, berarti Tuhan menginginkan kita agar bisa mengarahkan orang-orang kepada Tuhan dalam jalan hidup mereka.

Sumber : Biblestudytools.com

Jika Anda terberkati dengan artikel-artikel yang ada di website ini, yuk share dan dukung kami agar bisa memuridkan anak-anak dengan bergabung menjadi Sponsor Superbook. Caranya mudah, klik DAFTAR di bawah ini.

DAFTAR

 

Contasia Christie

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK