ARTICLE

Mon - May 14, 2018 / 1041 /

10 Cara Orang Tua Menjelaskan Tentang Situasi Darurat dan Tindakan Terorisme Kepada Anak

Hari Minggu kemarin, kita dikejutkan dengan kabar bom yang terjadi pada 3 gereja di Surabaya. Rasa geram, sedih, dan gundah campur aduk mendadak kita rasakan. Tapi karena Tuhan sendiri sudah memberikan teladan tentang kasih, kita sebaiknya bisa mengampuni mereka karena mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.

Adanya pemberitaan yang intens dan diberbagai media, membuat kita ingin mengikuti kabar terbarunya. Perlu diingat, mungkin anak juga menyaksikan hal ini. Kejadian-kejadian ini bisa membuat kita bahkan anak menjadi takut dan mempunyai pemahaman yang keliru. Oleh karena itu sebagai orang tua, kita berkewajiban untuk menyaring informasi yang diterima anak.

Sekarang tugas kita sebagai orang tua, untuk membantu anak agar mereka memahami sesuai dengan tingkatan usianya. Menurut informasi yang dilansir dari theasianparent.com dan Kemdikbud, SuperParents bisa menjelaskan kepada anak dengan cara berikut ini:

1. Manfaatkan waktu dan suasana yang tepat ketika SuperParents akan menjelaskan tentang teror, kekerasan, dan situasi darurat. SuperParents bisa memanfaatkan kasus yang terjadi di sekitar kita, misalnya bom di Surabaya 13 Mei 2018 ini. Anak bisa belajar dari kasus ini.

2. Awali penjelasan dengan mengecek perasaan anak tentang teror atau situasi darurat yang sedang atau sudah terjadi. Cari tahu sebanyak mungkin informasi yang sudah anak miliki. Misalnya: “Apakah kamu sudah dengar berita pagi ini? Menurut kamu kenapa hal itu bisa terjadi? Apa perasaan kamu ketika mendengar kabar ini?”

3. Ajak anak mengenali, melabel, serta mengekspresikan emosinya. Ingat, setiap anak memiliki tingkat kecemasan yang berbeda dan cara mengekspresikan yang unik.

4. Pastikan SuperParents dan guru juga bersikap tenang serta tidak menularkan kekhawatiran berlebihan pada anak. Jelaskan kasus ini dengan tenang, tidak menyalahkan pihak-pihak tertentu, apalagi memberikan stereotip pada kelompok tertentu.

5. Jadilah teladan dalam memberikan literasi media dan informasi. Kritis dan jangan sebarkan berita yang belum dikonfirmasi kebenarannya sehingga dapat menimbulkan keresahan. Ajarkan anak untuk bisa mengolah informasi juga dengan baik dan tidak dengan asal menyebarkan berita kepada orang lain.

6. Pastikan anak tahu bagaimana bereaksi dalam situasi darurat. Berikan informasi kepada anak bagaimana mereka harus bertindak ketika menghadapi situasi darurat. Contohnya: hapal nomor handphone orang tua, mengikuti instruksi dari orang – orang yang bisa dipercaya (polisi), menghindari kerumunan, dll.

7. Ajarkan anak untuk sensitif dan responsif pada lingkungan di sekitarnya. Ajarkan anak untuk mengamati kondisi dan tingkah laku orang disekitarnya. Misalnya: jauhi orang-orang yang gerak geriknya mencurigakan, peka pada orang-orang yang membutuhkan bantuan, tahu cara mengungkapkan kecemasan pada orang di sekitarnya, memahami tanda/ lambang keamanan (pintu darurat, tempat berkumpul, dll).

8. Biasakan membahas kejadian sehari-hari maupun berita populer di media massa yang sesuai dengan usia anak sebagai bagian dari rutinitas keluarga. Hal ini membuka pintu komunikasi dan mengajarkan anak pentingnya nilai sosial dalam masyarakat.

9. Ajak anak berdiskusi dan mengapresiasi kinerja para polisi, TNI, dan petugas kesehatan yang melindungi, melayani, dan membantu kita di masa tragedi. Diskusikanlah lebih banyak tentang sisi kesigapan dan keberanian mereka daripada sisi kejahatan si pelaku teror.

10. Jalani kegiatan keluarga bersama secara normal untuk memberikan rasa nyaman serta tidak tunduk pada tujuan teroris yang mau mengganggu kehidupan kita. Kebersamaan dna komunikasi yang rutin penting untuk mendukung anak.((CC)

Sumber: theasianparent.com

Superbook Admin

Official Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK