Tidak semua perubahan terjadi secara instan. Ada kalanya Tuhan bekerja melalui hal-hal sederhana yang dekat dengan kehidupan anak-anak. Venny Anandari adalah salah satu contoh nyata bagaimana Tuhan menyentuh hati seorang anak melalui sebuah tontonan rohani. Lewat Superbook, Venny mulai mengenal kebenaran Firman Tuhan dengan cara yang mudah dipahami, menyentuh perasaannya, dan perlahan mengubahkan sikapnya. Dari seorang anak yang mudah marah dan sulit taat, Tuhan memimpin Venny belajar tentang ketaatan, pengampunan, dan kasih melalui kisah-kisah Alkitab yang hidup dan relevan dengan pergumulannya sehari-hari.
Panggil aku Venny ya. Aku lahir di Boyolali, 2017. Aku sekarang duduk di kelas 2 Sekolah Dasar di SD Negeri Sampetan. Aku tinggal bersama papa, mama, dan adikku. Papaku adalah seorang Hamba Tuhan, dan mamaku adalah Guru Pendidikan Agama Kristen di salah satu SD Negeri. Orangtuaku sangat mengasihiku. Mereka selalu berusaha mendidikku sesuai dengan Firman Tuhan. Tapi jujur saja, dulu aku bukan anak yang mudah taat.
Dulu, aku sering marah kalau diminta tolong oleh papa dan mama. Apalagi kalau diminta membantu membersihkan rumah atau menjaga adik, rasanya aku tidak suka sekali. Aku bisa marah, membentak, bahkan menangis sejadi-jadinya.
Kalau aku sedang asyik bermain lalu disuruh berhenti untuk belajar, aku sering melanggar. Aku tahu itu tidak baik, tapi entah kenapa rasanya susah sekali untuk taat. Marah seolah jadi caraku menolak semua yang tidak aku inginkan.
Papa dan mama tidak pernah lelah menegur dan mengajarku dengan kasih. Mereka selalu mengingatkanku untuk takut akan Tuhan, meskipun aku sering belum mengerti.
Selain di rumah, aku juga mengalami hal yang membuat hatiku sedih. Di lingkungan sekitarku, ada teman-teman yang tidak menghargai perbedaan. Karena kulitku lebih gelap, aku sering dipanggil “Venny Hitam.” Karena aku seorang Kristen, aku juga pernah dipanggil “orang Kristen” dengan nada mengejek.
Aku tidak selalu berani membalas, tapi di dalam hati aku sakit sekali. Perasaan sedih, marah, dan kecewa itu aku simpan sendiri. Tanpa sadar, luka di hatiku ikut memengaruhi sikapku di rumah. Aku jadi lebih mudah marah dan melawan.
Episode yang aku tonton adalah kisah Yunus. Dari cerita itu, aku belajar bahwa Tuhan tidak suka jika kita melanggar dan lari dari perintah-Nya. Yunus mencoba kabur karena tidak mau taat, tapi Tuhan tetap mengejarnya dengan kasih. Dari situ aku sadar, selama ini aku juga sering seperti Yunus melanggar, tidak mau mendengar, dan memilih melakukan kemauanku sendiri. Aku mulai mengerti bahwa marah dan melawan itu seperti belenggu yang mengikat hatiku. Tuhan tidak ingin aku hidup terikat, tapi bebas untuk taat dan hidup dalam kasih.
Dari Superbook, aku juga belajar Tuhan Yesus adalah Sahabat yang selalu ada. Saat aku sedih karena diejek, saat aku marah dan tidak dimengerti, Tuhan tidak pernah meninggalkanku. Ia adalah Juruselamat yang menebus manusia, termasuk aku. Aku belajar berdoa dan menceritakan perasaanku kepada Tuhan. Pelan-pelan, Tuhan menolongku mengerti bahwa taat itu bukan hukuman, tapi bentuk kasih.
Aku tidak mudah marah lagi seperti dulu. Saat papa dan mama meminta tolong, aku belajar taat dan tidak melawan. Aku mulai mau membantu membersihkan rumah dan menemani adikku bermain dengan sabar.
Aku juga belajar mengendalikan diriku saat harus berhenti bermain dan mulai belajar. Memang tidak selalu mudah, tapi aku tahu Tuhan menolongku.
Yang paling penting, aku sudah menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadiku. Aku mau terus belajar taat, mengasihi, dan hidup sesuai dengan kehendak Tuhan.
Aku percaya, Tuhan sanggup mengubah hati siapa pun. Dari anak yang mudah marah dan melawan, Tuhan sedang membentukku menjadi anak yang taat dan mengasihi. Aku mau terus berjalan bersama Tuhan, karena Dia adalah Sahabat yang setia

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.
Klik untuk bergabungDapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK