TESTIMONY

Tue - Nov 07, 2023 / 473 / SUPERSTORY

Kisah Yusuf Mengajarkanku Jadi Kakak yang Sabar untuk Adikku

Namaku Nancy, aku masih berumur 10 tahun dan duduk di bangku kelas 5 SD di salah satu SD Negeri di Desa Lasara Bahil, sedangkan adikku, Billy masih berusia 7 tahun. Ayahku seorang penjual daging babi, ibuku seorang guru dan pelayan gereja. Kedua orang tuaku sangat sibuk bekerja, sehingga tanggung jawab dalam menjaga Billy diberikan kepadaku. Awalnya tak masalah buatku, namun ibuku sering kali memarahiku jika aku tidak menjaga Billy dengan baik, atau kalau aku tidak mengerjakan tugas yang dia berikan padaku. Aku merasa tidak adil dan kesal. Semua hal dilimpahkan kepadaku, tugas dan amarah kedua orang tuaku harus aku terima setiap hari.

Aku kesal, tentu. Maka ketika kedua orang tuaku pergi bekerja dan aku disuruh menjaga Billy, aku lampiaskan kekesalanku kepada Billy. Ketika ia mengejekku saat aku belajar, ku pukul dia sampai dia menangis. Lalu kumarahi dia dan aku menumpahkan amarahku pada Billy saat itu. Ketika ibuku pulang dari bekerja, Billy mengadu. Ia bilang pada ibu kalau aku memukulnya. Setelah itu ibu pasti memarahiku lagi. Hal ini tidak hanya sekali dua kali aku rasakan.

Suatu ketika saat aku pergi ke Sekolah Minggu Superbook, kami menonton kisah Yusuf yang dijual oleh saudara-saudaranya. Aku menangis terharu melihat bagaimana Yusuf tetap sabar ketika saudara-saudaranya menjual dia. Kisah itu membuatku teringat kalau aku sering memukul adikku, hal itu membuatku terlihat seperti saudara-saudara Yusuf. Ketika guru sekolah minggu menanyaiku, aku mengungkapkan apa yang aku rasakan.

Malamnya, ibuku mengajak kami berdua mengobrol. Ia ternyata tahu soal aku menangis di sekolah Minggu. Ia meminta maaf pada kami karena tidak pernah punya waktu untuk kami. Terutama padak, karena ia sering memarahiku. Setelah itu aku juga meminta maaf pada Billy, karena sering memukulnya.

Kisah Yusuf dalam Superbook membuatku menjadi pribadi aku jadi lebih sabar dan pemaaf ketika menghadapi kejahilan Billy, aku juga semakin rajin membantu pekerjaan dirumah. Mencuci piring, memasak nasi, membersihkan rumah, dan menjaga adik aku kerjakan dengan baik. Mama juga selalu meluangkan waktunya untuk kami berdua. Aku sangat bersyukur dan senang Kisah Superbook tidak hanya mengubahku, tapi juga mamaku.

Setiap transformasi yang dialami anak-anak yang kami layani adalah hasil dari kolaborasi yang kuat antara jaringan gereja dan para sponsor yang mendukung pelayanan pemuridan anak Superbook Indonesia.

Masih ada banyak anak yang membutuhkan bimbingan agar bisa tumbuh dalam karakter Kristus. Mari bergabung bersama kami hari ini dalam misi untuk membentuk ribuan anak yang luar biasa di generasi ini.

SAYA MAU MENDUKUNG SUPERBOOK

Anastasia Aprita Lusi Ekanaru

Penulis Konten
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK