TESTIMONY

Tue - Feb 24, 2026 / 1009 / SUPERSTORY

Dulu Aku Takut Salah Saat Tampil, Sekarang Aku Berani Karena Tuhan Menyertaiku

Sejak kecil, Stephen dibesarkan dalam keluarga yang takut akan Tuhan dan terbiasa mendengar Firman setiap hari. Namun di balik didikan rohani itu, ia tumbuh menjadi anak yang pemalu, kurang percaya diri, dan takut tampil di depan banyak orang. Melalui animasi Superbook, khususnya kisah Daud dan Goliat, Stefen mulai memahami bahwa keberanian lahir dari keyakinan bahwa Tuhan menyertai. Kisah sederhana itu bukan hanya menjadi tontonan, tetapi menanamkan iman, membentuk karakter, dan membawa perubahan nyata dalam hidupnya.

 

Hai Semua! Namaku Stephen Emmanuel

Aku anak pertama dari tiga bersaudara. Papaku bernama Dwi Kristiyanto dan Mamaku Juniana. Papaku seorang hamba Tuhan yang melayani di GPdI Batu Hidup Kebonbimo.

Sejak kecil aku diajar untuk berdoa dan mendengar Firman Tuhan setiap hari. Papa dan Mama mendidikku cukup ketat karena lingkungan tempat kami tinggal tidak terlalu ramah untuk anak-anak. Jadi aku memang lebih sering di rumah.

Mungkin itu sebabnya aku jadi anak yang pemalu dan kurang percaya diri. Aku takut tampil di depan umum. Aku takut salah. Aku juga takut kalau banyak orang melihatku saat aku berdiri di depan. Rasanya seperti semua mata tertuju kepadaku, dan itu membuatku tidak nyaman. Bahkan ketika orangtuaku mendorong dan memotivasiku untuk berani, aku tetap tidak mau. Aku lebih memilih diam daripada harus maju ke depan.

Saat Aku Melihat Daud Melawan Goliat

Suatu hari aku menonton cerita Daud melawan Goliat. Aku melihat Daud yang masih kecil berani melawan Goliat yang besar sekali. Padahal Goliat berbadan besar dan terlihat sangat kuat. Tapi Daud tidak takut, karena ia percaya Tuhan menyertainya. Aku juga belajar bahwa Daud sudah punya pengalaman bersama Tuhan. Ia pernah melawan beruang dan singa saat menggembalakan domba ayahnya. Ia bertanggung jawab atas apa yang dipercayakan kepadanya.

 

BACA JUGA : Anak Tidak Harus Jadi yang Paling Menonjol: Belajar Tidak Egois dari Nehemia

 

Dari cerita itu aku mengerti bahwa orang yang disertai Tuhan akan mengalami kemenangan. Tuhan memberi kemampuan untuk mengalahkan tantangan hidup. Aku mulai berpikir, kalau Daud bisa berani karena Tuhan menyertainya, mungkin aku juga tidak perlu takut.

Setelah Merenungkan Kisah Daud, Aku Menemukan Keberanian

menghadapi kesulitan-kesulitan yang aku rasakan, baik di sekolah maupun dalam pertemanan di sekitar rumah. Aku tidak lagi terlalu takut dan malu seperti dulu. Aku percaya Tuhan Yesus menyertaiku dalam segala hal.

Aku pernah ikut lomba lukis dan mendapatkan juara 2 tingkat kecamatan kota. Aku juga pernah ikut lomba solo vokal dan mendapat juara 2.

Motivasi ini tumbuh karena aku suka belajar dari Superbook, terutama kisah Daud dan Goliat. Dari sana aku belajar bahwa keberanian bukan karena kita besar atau hebat, tetapi karena Tuhan menyertai kita. Sekarang aku percaya, kalau Tuhan Yesus menyertaiku, aku bisa menghadapi tantangan yang ada di depanku. Aku juga sudah menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadiku. Dan aku percaya, bersama Tuhan, aku tidak perlu takut lagi.

 

Mau lihat lebih banyak kesaksian anak seperti Stephen? Mari dukung pelayanan Superbook! Dengan berdonasi, kita bisa menjadi bagian dari perubahan besar dalam hidup anak-anak Indonesia. Klik tombol di bawah ini untuk berdonasi sekarang!

Miranda Rachel

Penulis Konten
Share :

Tags :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK