Semua orang biasa memanggil aku Jeje. Sekarang aku berusia 12 tahun dan duduk di kelas tujuh di sebuah sekolah Katolik. Aku juga mengikuti kegiatan di School of Life (SOL) Generasi Emas.
Dulu, aku adalah anak yang pendiam. Aku merasa aku introvert, sering takut, malu, dan tidak percaya diri. Kalau di sekolah, aku gampang sekali menyerah, apalagi kalau sudah berhubungan dengan nilai. Rasanya seperti, “Ya sudah, memang aku tidak bisa.” Jadi aku sering memilih untuk pasrah dan tidak mencoba lagi.
Aku tinggal bersama nenek dan adikku, karena orang tuaku bekerja. Ibuku bekerja di toko roti dan ayahku bekerja di gudang pakaian. Aku biasanya hanya bertemu mereka di malam hari.
Seiring waktu, aku mulai mengalami perubahan. Aku mengikuti kegiatan belajar di SOL Generasi Emas, di mana aku bisa belajar banyak hal dan dibimbing oleh kakak-kakak mentor. Di sana, aku merasa punya tempat untuk bertumbuh dan lebih berani mencoba.
Salah satu momen yang paling berkesan buatku adalah saat menonton animasi Superbook tentang Daud melawan Goliat. Dari situ aku belajar tentang keberanian dan kegigihan. Aku sadar, Daud saja tidak menyerah walaupun menghadapi raksasa. Dari situ aku berpikir, aku juga tidak boleh menyerah dalam situasi apa pun.
Sejak itu, aku mulai berubah pelan-pelan.
Aku juga belajar bahwa aku sebenarnya dicintai dalam keluargaku. Walaupun orang tuaku sibuk, aku tahu mereka bekerja keras untuk kami. Aku mulai belajar untuk mengerti dan tidak lagi merasa sendiri.
Aku jadi lebih berani dan lebih percaya diri. Kalau dulu aku merasa introvert dan takut, sekarang aku bisa bergaul dengan teman-teman dan lebih terbuka. Bahkan, aku merasa sekarang aku jadi lebih extrovert.
Aku juga mulai melayani di gereja. Aku ikut pelayanan tamborin karena aku suka menari, dan aku juga pernah diminta untuk menjadi worship leader. Dulu aku tidak pernah membayangkan bisa berdiri di depan dan memimpin, tapi sekarang aku berani melakukannya.
Di sekolah pun, aku jadi lebih semangat belajar dan tidak mudah menyerah lagi.
Aku bersyukur untuk setiap proses yang Tuhan izinkan dalam hidupku. Lewat setiap pengalaman, aku belajar bahwa aku bisa berubah dan aku tidak sendiri.
Sekarang aku mau terus belajar, bertumbuh, dan tidak menyerah dalam keadaan apa pun
Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.
Klik untuk bergabungDapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK