TESTIMONY

Wed - Oct 25, 2023 / 231 / SUPERSTORY

Belajar Pentingnya Iman dan Kebaikan dari Kisah Sadrakh, Mesakh, dan Abednego

Setelah kehilangan kakakku dalam sebuah kecelakaan, orang tuaku berubah menjadi sangat perhatian padaku karena aku menjadi anak tunggal. Kakakku meninggal saat berusia 5 tahun, dan saat ini aku berusia 10 tahun.

Orang tuaku selalu berusaha memenuhi keinginan dan permintaanku, bahkan kadang-kadang aku menjadi berlaku semena-mena. Awalnya, aku merasa sangat bahagia bisa memiliki segala yang aku inginkan. Aku bisa mendapatkan apa saja yang kumau.

Namun, seiring berjalannya waktu, aku terbiasa untuk berlaku buruk. Mungkin karena papa dan mama takut kehilangan lagi, tanpa disadari mereka membuatku tumbuh menjadi pribadi yang sembrono, kurang berempati, dan sangat egois. Bahkan, ketika merasa terganggu, aku tidak segan untuk memukul orang lain. Aku juga terbiasa membawa senjata tajam untuk mengintimidasi teman-temanku. Anehnya, tidak ada yang berani menegurku atas semua perilaku buruk ini, sehingga aku merasa memiliki kekuasaan dan kekuatan.

Sampai akhirnya aku mengikuti Sekolah Minggu Superbook di gerejaku. Aku belajar tentang kisah Sadrakh, Mesakh, dan Abednego, pahlawan Alkitab yang berani dan teguh dalam iman mereka kepada Tuhan. Mereka selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap masalah yang mereka hadapi.

Aku menyadari bahwa keberanian sejati adalah bukan tentang menjadi semena-mena atau menggunakan kekuasaan untuk mengintimidasi orang lain. Itu adalah tentang memiliki keyakinan yang benar dan mengandalkan Tuhan untuk membimbing dan melindungi kita. Sementara aku, keberanianku hanya berwujud dalam perilaku buruk yang membuat teman-temanku menjadi takut. Aku tidak pernah mengandalkan Tuhan, malah lebih sering mengandalkan senjata tajam yang bisa membahayakan diriku sendiri.

Kini, aku menyadari bahwa aku harus berubah. Aku harus menghentikan perilaku kasar, sembrono, dan egois yang selama ini aku tunjukkan. Aku harus belajar untuk mengandalkan Tuhan seperti Sadrakh, Mesakh, dan Abednego, dan untuk berperilaku baik terhadap semua orang di sekitarku.

Terima kasih Tuhan, karena dengan bimbingan orang-orang di sekitarku, mereka telah membantu aku memperbaiki diri dan menyadarkanku akan pentingnya iman dan kebaikan.

Setiap transformasi yang dialami anak-anak yang kami layani adalah hasil dari kolaborasi yang kuat antara jaringan gereja dan para sponsor yang mendukung pelayanan pemuridan anak Superbook Indonesia.

Masih ada banyak anak yang membutuhkan bimbingan agar bisa tumbuh dalam karakter Kristus. Mari bergabung bersama kami hari ini dalam misi untuk membentuk ribuan anak yang luar biasa di generasi ini.

SAYA MAU MENDUKUNG SUPERBOOK

Anastasia Aprita Lusi Ekanaru

Penulis Konten
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK