LATEST TESTIMONIES

Tidak Khawatir Lagi! Karena Tuhan Punya Rencana yang Baik untuk Gerdhi

Tidak mudah untuk seorang anak bisa menerima perpisahan kedua orang tuanya. Sama seperti yang dialami oleh Gerdhi Aditya Sasongko, yang dipanggil dengan sebutan Gerdhi. Anak berumur 10 tahun ini menjadi khawatir dengan masa depannya karena melihat kenyataan kedua orang tuanya yang berpisah.

Ayah Gerdhi, meninggalkan ibunya untuk menikah lagi. Padahal ayahnya sudah beragama Kristen, dan ibunya belum percaya dengan Tuhan Yesus. Saat ini Gerdhi tinggal bersama dengan ibunya. Ia tidak mengerti kenapa ayahnya meninggalkan mereka. Gerdhi marah kepada ayahnya, karena ia melihat perjuangan ibunya yang harus memenuhi kebutuhan mereka dengan berbagai macam pekerjaan.

Kak Anto sebagai guru sekolah Minggu Gerdhi di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Getsemani Jatiluhur mengatakan, kalau dulu Gerdhi jarang datang ke sekolah Minggu. Tapi walaupun ibu Gerdhi belum percaya Tuhan, sebenarnya ia tidak pernah keberatan kalau Gerdhi memilih untuk pergi ke gereja, bersekolah minggu.

Kak Anto melihat Gerdhi sebagai sosok yang kurang bersukacita. Gerdhi seringkali mengkhawatirkan masa depannya karena melihat kisah orang tuanya. Namun situasi itu berubah. Suatu hari di sekolah Minggunya yang sudah memakai Superbook, Gerdhi belajar tentang Yusuf. Yusuf mengalami banyak penderitaan dalam hidupnya. Tapi kemudian, Tuhan mengangkatnya menjadi seorang peguasa di Mesir.

Melalui pelajaran itulah, Gerdhi menjadi yakin bahwa Tuhan sudah mempunyai rencana yang indah dalam kehidupannya. Ia mulai tidak khawatir lagi.

Oleh Dwi Agus Priono (Fasilitator Superbook –Semarang)

5.054

GEREJA

302.524

ANAK

2675

SPONSOR

Copyright © 2016. SUPERBOOK