TESTIMONY

Thu - Aug 28, 2025 / 1621 / SUPERSTORY

Meski Diejek Tukang Rongsokan, Tuhan Mengajarku untuk Jujur dan Ingat Aku Anak Allah

Halo, namaku Miranda. Aku tinggal di Semarang bersama nenek dan adikku. Sehari-hari, neneklah yang merawat dan menafkahi kami. Nenek bekerja dengan mengumpulkan barang bekas seperti botol, kaleng, dan kardus untuk dijual kembali. Dari hasil itu, nenek memenuhi kebutuhan kami.

Tapi aku cuma dapat uang jajan seribu rupiah setiap hari. Itu tidak cukup untuk beli pensil atau jajan seperti teman-temanku. Karena itu aku sering sekali mengambil barang orang lain. Aku pernah mencuri uang, jajan, bahkan pensil teman.

Teman-temanku tahu aku suka mencuri. Mereka jadi mengejekku. Aku dipanggil 'Miranda si pencuri'. Aku malu sekali… aku jadi tidak mau main dengan mereka. Aku juga jarang datang ke SOL lagi. Padahal dulu aku suka ikut kegiatan di SOL, bernyanyi, belajar Alkitab, dan main bersama teman-teman.

BACA JUGA : Natal Tahun Ini Gak Perlu Bingung Lagi, Semua Ide Seru Ada di Workshop Ini!

Tapi aku akhirnya datang lagi ke SOL. Di sana aku menonton cerita Superbook tentang Kain dan Habel. Dari kisah itu aku belajar kalau mencuri itu salah dan punya konsekuensi. Kalau aku terus mencuri itu salah dan punya konsekuensi. Kalau aku terus mencuri, aku bisa kehilangan teman-temanku. Sejak saat itu, aku mulai belajar untuk jujur dan bertanggung jawab. Aku juga bersyukur karena di SOL aku selalu didukung dan dibimbing supaya bisa berubah jadi anak yang lebih baik.

Aku Belajar :

Aku belajar kalau aku adalah anak Allah. Sekarang aku tidak minder lagi, karena aku tahu aku berharga di mata Tuhan.

Aku belajar kalau diejek atau diperlakukan tidak baik, aku tidak boleh membalas, tapi tetap berbuat baik seperti yang Tuhan mau.

Sekarang aku sudah berubah.

Aku tidak mencuri lagi. Aku belajar mengendalikan diriku. Aku mulai punya teman bermain lagi, dan mereka tidak memanggilku pencuri. Aku senang sekali

Meskipun aku kadang masih diejek teman-temanku sebagai tukang rongsokan, aku belajar untuk tidak membalas. Aku merasa Tuhan berbicara di hatiku supaya aku tetap sabar dan tidak melakukan hal yang sama. Tuhan mengingatkanku kalau aku tetap berharga, dan aku harus memilih untuk berbuat baik meskipun orang lain tidak baik kepadaku.

Mau lihat lebih banyak kesaksian anak seperti Miranda? Mari dukung pelayanan Superbook! Dengan berdonasi, kita bisa menjadi bagian dari perubahan besar dalam hidup anak-anak Indonesia. Klik tombol di bawah ini untuk berdonasi sekarang!

Miranda Rachel

Penulis Konten
Share :

Tags :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK