TESTIMONY

Thu - Apr 16, 2026 / 123 / SUPERSTORY

Dulu Aku Pernah Mengejek Supaya Punya Teman, Sekarang Aku Pilih Berubah

Halo Semua! Namaku Noah Rante Limbongan

Aku sekarang duduk di kelas 5 SD. Aku tinggal bersama mama dan kakakku, karena papa sedang merantau untuk memenuhi kebutuhan keluarga kami. Aku juga ikut Sekolah Minggu di SoL GBI Nafiri Sion, Tanete.

Dulu, aku punya sikap yang kurang baik terhadap teman-temanku. Setiap kali ada teman yang salah menjawab pertanyaan dari guru, aku sering menertawakan mereka dan menjadikannya bahan olok-olok. Aku pikir itu hal yang lucu. Tapi sebenarnya, ada alasan kenapa aku melakukan itu.

Waktu itu, ada teman-temanku yang menyuruh aku untuk ikut mengolok-olok. Aku mau melakukannya supaya aku punya teman dan bisa diterima. Aku takut kalau aku tidak ikut, aku malah jadi sendirian. Jadi aku terus melakukan itu, walaupun sebenarnya itu tidak benar. Kalau ada teman yang membalas atau marah, aku malah ikut marah. Aku merasa aku tidak salah, padahal aku yang mulai lebih dulu. Aku tidak sadar kalau perkataanku sudah menyakiti orang lain.

Sampai Suatu Hari, Aku Ikut Kegiatan Layar Tancap di Gereja

Di sana aku menonton kisah Sadrakh, Mesakh, dan Abednego dari Superbook.

Aku melihat bagaimana mereka tetap setia kepada Tuhan, walaupun harus menghadapi dapur api yang sangat panas. Mereka tidak ikut-ikutan orang lain yang menyuruh mereka menyembah patung, karena mereka tahu itu tidak benar. Dari situ aku mulai mengerti sesuatu. Aku sadar, selama ini aku juga ikut-ikutan teman melakukan hal yang salah, hanya supaya diterima. Tapi ternyata, itu bukan cara yang benar. Aku juga belajar bahwa Tuhan melihat semua yang aku lakukan, bahkan hal kecil seperti perkataanku kepada teman-temanku. Aku jadi takut kalau Tuhan tidak berkenan dengan sikapku.

 


BACA JUGA : Perayaan Paskah Anak Superbook Bank Mandiri, Membangun Iman dan Sukacita Sejak Dini

 


Sejak Itu, Aku Berubah

Sekarang, kalau ada teman yang mengajak untuk mengolok-olok, aku berusaha untuk tidak ikut lagi. Memang tidak selalu mudah, tapi aku mau belajar melakukan yang benar. Aku juga belajar untuk tidak menertawakan teman yang salah. Aku ingin menghargai mereka, karena aku tahu setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, termasuk aku.

Dan ternyata, aku tetap punya teman.

Aku belajar bahwa aku tidak perlu mengejek orang lain supaya diterima. Aku bisa punya teman dengan menjadi baik dan menghargai mereka. Sekarang aku juga sering berdoa, minta ampun kepada Tuhan atas kesalahan yang pernah aku lakukan. Aku mau terus belajar jadi anak yang lebih baik dan menyenangkan hati Tuhan.

Aku percaya, Tuhan selalu melihat hidupku, dan aku mau memilih untuk melakukan yang benar, walaupun tidak selalu mudah.

Miranda Rachel

Penulis Konten
Share :

Tags :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK