TESTIMONY

Wed - Nov 12, 2025 / 592 / SUPERSTORY

“Rumahmu Jelek dan Bau!” Itu Kata Mereka, Tapi Aku Pilih Mengampuni

Halo, Namaku Misyel Marampa.

Sekarang aku duduk di kelas 5 SD. Aku tinggal bersama Mama dan Papa di rumah kecil yang dindingnya dari papan. Tapi papan itu sudah mulai lapuk. Kalau hujan, air menetes dari atap yang bocor. Kadang aku harus pindah tempat tidur supaya nggak kena air hujan.

Teman-temanku sering mengejek aku karena rumahku bau, terbuat dari kayu, dan kelihatan jelek. Mereka suka bilang hal-hal yang menyakitkan tentang rumahku. Itu membuat aku sedih sekali. Waktu umurku masih 5 sampai 7 tahun, ada lima teman yang sering mengejek aku setiap hari. Aku sering menangis diam-diam di rumah. Aku merasa Tuhan nggak adil, kenapa aku harus tinggal di rumah seperti ini?

Tapi Mama selalu menenangkan aku. Mama bilang, “Misyel, sabar ya. Jangan balas mereka. Lebih baik kamu berdoa saja. Tuhan pasti dengar doa anak yang setia.”

Kata-kata itu aku ingat terus. Dari situ aku mulai belajar untuk sabar dan nggak membalas perkataan teman-temanku.

Sejak ikut Sekolah Minggu Superbook dan mendengar kisah Daniel di Kandang Singa, aku mulai belajar tentang iman. Guru Sekolah Minggu bilang, “Kalau kita percaya dan berdoa sungguh-sungguh, Tuhan pasti dengar.”
Dari situ aku mulai berdoa setiap hari supaya Tuhan memperbaiki rumahku.

Aku juga pernah menuliskan harapan itu di selembar kertas dan memberikannya kepada guru Sekolah Minggu. Aku tulis, “Aku ingin punya rumah yang kuat dan nggak bocor lagi.”

Aku juga sudah melayani Tuhan lewat tamborine sejak umur lima tahun. Waktu menari untuk Tuhan, aku merasa kuat lagi, walau kadang hatiku masih sedih.

BACA JUGA : Aku Belajar Peduli dan Menolong Teman Lewat Kisah Orang Samaria yang Baik Hati!

Beberapa waktu kemudian, Tuhan jawab doaku dengan cara yang aku nggak duga.

Salah satu keluargaku yang tinggal di Kalimantan membantu memperbaiki rumah kami. Atapnya diganti, dindingnya diperbaiki, dan rumah kami jadi lebih layak. Aku senang banget! Aku tahu Tuhan dengar doaku. Sekarang aku sudah bisa tidur bersama dengan kakak ku!

Aku juga belajar untuk mengampuni teman-temanku yang dulu mengejek aku. Kadang aku masih menangis kalau ingat, tapi aku tahu Tuhan mau aku sembuh dan bisa mendoakan mereka juga.

Aku juga sedang berdoa supaya Papa mau rajin ke gereja lagi. Aku percaya, sama seperti Tuhan bisa memperbaiki rumahku yang rusak, Tuhan juga bisa memperbaiki hati Papa.

Aku mau terus berdoa dan percaya seperti Daniel, karena aku tahu, Tuhan selalu menjawab doa di waktu yang tepat.

Mau lihat lebih banyak kesaksian anak seperti Misyel? Mari dukung pelayanan Superbook! Dengan berdonasi, kita bisa menjadi bagian dari perubahan besar dalam hidup anak-anak Indonesia. Klik tombol di bawah ini untuk berdonasi sekarang!

Miranda Rachel

Penulis Konten
Share :

Tags :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK