ARTICLE

Wed - Apr 22, 2026 / 82 / Daily Devotional

Tuhan Memberi Kekuatan Pada Waktu Tepat, Bukan Lebih Cepat

Pernah nggak sih, merasa capek… padahal secara fisik tidak melakukan banyak hal?

Tapi di dalam kepala, rasanya seperti “sibuk banget.”
Mengulang percakapan.
Membayangkan kemungkinan terburuk.
Menyiapkan kata-kata untuk sesuatu yang bahkan belum tentu terjadi.

Rasanya seperti sedang latihan menghadapi situasi—lagi dan lagi.

Dan tanpa sadar, di akhir hari rasanya lelah… bukan karena kenyataan, tapi karena semua hal yang hanya terjadi di dalam pikiran.
Kalau kamu pernah merasakan ini, kamu tidak sendirian.


Kenapa Kita Melakukannya?

Sering kali, kita melakukan ini bukan karena kita suka overthinking.
Tapi karena kita ingin merasa aman.

Kita berpikir, “Kalau aku sudah siap dari sekarang, aku tidak akan kaget.”
“Kalau aku sudah memikirkan semua kemungkinan, aku tidak akan terluka.”

Kita mencoba mengontrol hal yang belum terjadi.

Padahal tanpa sadar, kita sedang memikul beban yang sebenarnya belum waktunya kita tanggung.

Firman Tuhan di Matius 6:34 mengingatkan kita bahwa setiap hari punya “bagian” masing-masing. Artinya, kita tidak perlu membawa beban hari esok ke hari ini.

Masalahnya, saat pikiran kita terus hidup di masa depan, kita jadi kehilangan apa yang Tuhan sedang kerjakan hari ini.

 


BACA JUGA : Susah Fokus? Ini 5 Cara Sederhana Menyelesaikan Satu Hal dengan Baik 


Belajar Kembali Percaya

Tuhan tidak pernah menjanjikan bahwa hari esok akan bebas masalah.
Tapi Dia menjanjikan sesuatu yang lebih penting: kasih karunia-Nya selalu cukup, tepat pada waktunya.

Bukan lebih cepat.
Bukan lebih lambat.

Saat kita terus “latihan” skenario di kepala, kita sebenarnya sedang mencoba mengambil sesuatu yang belum Tuhan berikan—kekuatan untuk menghadapi hal yang belum terjadi.

Itulah kenapa kita jadi lelah.

Karena damai itu bukan datang dari seberapa siap kita, tapi dari seberapa kita percaya.

Ini bukan berarti kita tidak boleh merencanakan masa depan.
Tapi ada bedanya antara merencanakan dan mencoba mengontrol semuanya.

Merencanakan itu menyerahkan.
Mengontrol itu memaksa.

Hari ini, mungkin yang perlu kita lakukan bukan berpikir lebih jauh, tapi percaya lebih dalam.

Kembali ke hari ini.
Kembali ke momen sekarang.
Dan percaya bahwa saat waktunya tiba, Tuhan akan memberi kekuatan yang kita butuhkan.

Karena Dia tidak pernah terlambat.

Download PDF

Miranda Rachel

Penulis Konten
Share :

Tags :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK