ARTICLE

Thu - Oct 14, 2021 / 209 / Sunday School

Ternyata Inilah Penyebab Beberapa Guru Sekolah Minggu Tidak Melayani dengan Profesional

Guru adalah profesi yang mulia, termasuk guru sekolah minggu juga. Tidak bisa dipungkiri juga menjadi guru sekolah minggu tidaklah mudah. Kita tidak boleh salah bicara ataupun menjelaskan firman Tuhan. Jadi bukan sekedar membacakan materi sekolah minggu yang sudah dibuat oleh gereja dan berharap anak-anak bisa mengerti, tapi lebih dari itu!

Yuk kita kembali pada firman Tuhan di  Markus 9:37,”Barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. Dan barangsiapa menyambut Aku, bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku.” Waw, karena Tuhan begitu mengasihi anak-anak, itulah tanggung jawab kita agar bisa mengajar mereka dengan profesional.

Ironisnya dengan peran semulia ini, kadang ada saja guru sekolah minggu yang tidak melayani dengan sungguh-sungguh. Entah karena memang tidak sempat persiapan, menganggap enteng mengajar anak, atau hal lainnya. Lalu apa sih kira-kira penyebab guru sekolah minggu tidak melayani dengan profesional?

Baca juga : 5 CARA KREATIF MENGHIDUPKAN SUASANA SEKOLAH MINGGU LEWAT LAGU PUJIAN

  1. Rendahnya minat guru dalam mengembangkan diri

Salah satu hal yang jadi prinsip utama seorang guru adalah rendah hati dan tetap mau belajar. Saat kita menggunakan metode mengajar yang konvensional pada anak yang modern, maka hasilnya anak juga kurang tertarik dan mudah bosan. Oleh karena itu, kita juga perlu mengajar dengan cara yang kontekstual. Caranya ya kita harus terus mengembangkan potensi dan kreativitas yang kita miliki.

 

  1. Sangat sibuk dalam kegiatan pekerjaan dan sekolah, tapi mengesampingkan persiapan mengajar

Guru sekolah minggu memang bukanlah suatu pekerjaan, tapi pelayanan yang membutuhkan komitmen dan kesehatian. Walaupun memang perhatian kita tidak sepenuhnya untuk sekolah minggu, tapi jangan korbankan juga pendidikan agama serta karakter anak-anak yang  sudah Tuhan percayakan pada kita. Tetap ikutilah persiapan mengajar dan pahami benar firman Tuhan.

 

  1. Organisasi dalam sekolah minggu belum berfungsi dengan baik

Masalah yang biasanya dihadapi adalah tentang perekrutan guru sekolah minggu, pendelegasian, dan kerja sama team. Memang tidak banyak orang yang terpanggil menjadi guru sekolah minggu. Oleh karena itu, kita harus membantu orang-orang yang sebenarnya punya potensi tapi belum menyadari bahwa dirinya bisa menjadi dampak bagi anak-anak. Jangan lupa delegasikan juga pelayanan ini dengan baik dan bekerja sama baik dalam membuat jadwal, maupun pelaksanaan kegiatan sekolah minggu itu sendiri.

Baca juga : APAKAH SUPERBOOK MENCERITAKAN KISAH SESUAI ALKITAB DAN KENAPA ADA CHRIS, JOY, DAN GIZMO?

Apa saja sih karakteristik guru sekolah minggu yang profesional?

  1. Mampu membina dan membimbing anak dengan baik.
  2. Mencintai pelayanannya sebagai guru sekolah minggu.
  3. Memberikan pelayanan yang terbaik untuk Tuhan.
  4. Punya tanggung jawab yang tinggi.
  5. Bisa menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, sekaligus membuat anak mampu memahami dan melakukan firman Tuhan dalam kehidupannya.
  6. Memiliki kemauan dalam pengembangan diri.

Jika kakak ingin guru-guru di sekolah minggu kakak mendapatkan materi pengajaran firman Tuhan yang keren dan kontekstual dengan kondisi anak saat ini, serta mendapatkan pelatihan berkala, kakak bisa mendaftarkan gereja kakak dengna klik di bawah ini.

Saya Mau!

Contasia Christie

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK