“Sebab jika pada saat ini engkau berdiam diri saja, maka keselamatan dan kelepasan orang Yahudi itu akan timbul dari tempat lain, tetapi engkau dan kaum keluargamu akan binasa. Siapa tahu, mungkin justru untuk saat yang seperti ini engkau beroleh kedudukan sebagai ratu.”
— Ester 4:14
Mungkin kita tahu apa yang seharusnya kita lakukan, tetapi hati kita penuh dengan keraguan. Takut ditolak, takut gagal, atau takut konsekuensi dari langkah iman yang kita ambil.
Itulah yang dirasakan Ester ketika Mordekhai memintanya menghadap raja demi menyelamatkan bangsanya. Sebagai ratu, Ester memiliki posisi istimewa. Tetapi ia juga tahu, kalau ia masuk ke hadapan raja tanpa dipanggil, hukumannya adalah mati. Ketakutan itu nyata, risikonya besar. Namun di tengah ketakutan itu, Mordekhai mengingatkan Ester: “Siapa tahu, justru untuk saat seperti ini engkau ada di tempat ini.”
Pesan itu mengubah perspektif Ester. Ia memilih untuk berdoa, berpuasa, dan melangkah dengan iman. Ia tahu keberaniannya bukan berasal dari dirinya sendiri, melainkan dari Tuhan yang menempatkannya di posisi itu. Dan benar, Tuhan menyertai langkahnya melalui Ester, bangsa Israel diselamatkan.
BACA JUGA : Mungkinkah Hidup Jujur Jadi Kesaksian Kita?
Kita juga sering berada di situasi yang menuntut keberanian:
- Mengatakan kebenaran ketika lebih mudah untuk diam.
- Menolak ajakan yang salah walaupun takut diejek.
- Mengambil keputusan besar dengan iman walaupun jalannya belum jelas.
Di momen seperti itu, kita bisa belajar dari Ester. Keberanian sejati bukan berarti kita tidak merasa takut, melainkan kita tetap melangkah karena kita percaya Tuhan ada bersama kita.
Mungkin kita berada di keluarga, lingkungan kerja, atau pelayanan tertentu bukan kebetulan. Tuhan menempatkan kita di sana dengan tujuan. Saat rasa takut datang, mari kita ingat: Tuhan sudah lebih dulu menyediakan keberanian untuk kita.
Jika Anda sedang menghadapi tantangan dalam hubungan atau membutuhkan bimbingan konseling, kami mengundang Anda untuk menghubungi Layanan Doa dan Konseling(klik disini) CBN. Kami siap dengan senang hati memberikan bantuan dan dukungan untuk Anda.
Download PDF
Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.
Klik untuk bergabungDapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK