Seorang anak muda punya ide besar. Ia ingin membuka usaha kecil, menjual makanan sederhana yang ia masak sendiri. Setiap kali ia membayangkan, semangatnya menyala.
Namun, begitu ingin memulai, selalu ada alasan untuk menunda. “Tunggu dulu, aku harus lebih jago masak,” katanya. Besoknya, “Aku butuh modal lebih besar.” Lalu, “Aku harus punya tempat yang lebih strategis dulu.” Hari berganti, minggu berjalan, bulan pun berlalu. Ide itu tetap tinggal ide.
Sampai suatu hari, ia melihat temannya yang berani memulai dengan sangat sederhana. Hanya meja kecil, resep yang ia kuasai, dan keberanian untuk mencoba. Hasilnya, usaha itu bertumbuh pelan-pelan. Anak muda itu akhirnya sadar: kalau ia terus menunggu waktu yang “sempurna”, ia tidak akan pernah mulai.
Firman Tuhan berkata:
“Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.” (Yakobus 2:17).
Iman bukan sekadar percaya di dalam hati, tetapi juga berani melangkah, meskipun kecil. Kita sering menunda karena merasa tidak cukup, takut gagal, atau menunggu semua hal ideal. Namun kebenarannya, tidak ada waktu yang benar-benar sempurna. Justru ketika kita berani melangkah, Tuhan bekerja membuka jalan.
BACA JUGA : Inilah Hal yang Bikin Anak Terlihat Pelit dan Tips Cara Mengatasinya
Mungkin hari ini kita sedang menunggu: menunggu waktu yang pas untuk melayani, untuk memulai sesuatu, atau untuk melangkah keluar dari zona nyamanmu. Ingatlah, iman yang hidup ditunjukkan lewat tindakan nyata. Langkahmu mungkin kecil, tapi Tuhan bisa memakainya untuk menghasilkan sesuatu yang besar.
Jangan biarkan rasa takut atau keraguan menahanmu. Mulailah dari apa yang ada di tanganmu sekarang. Tuhan tidak menuntut kesempurnaan, tapi Ia rindu melihat ketaatan dan keberanianmu.
Jika Anda sedang menghadapi tantangan dalam hubungan atau membutuhkan bimbingan konseling, kami mengundang Anda untuk menghubungi Layanan Doa dan Konseling(klik disini) CBN. Kami siap dengan senang hati memberikan bantuan dan dukungan untuk Anda.
Download PDF
Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.
Klik untuk bergabungDapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK