ARTICLE

Wed - Aug 26, 2020 / 355 / Inspirational

Heboh Kontroversi Cuties, Orang Tua Perhatikan Ini Agar Anak Tidak Salah Pergaulan

Saking lamanya kita berada di rumah, tak ayal kita jadi mencari sarana hiburan yang menarik di rumah. Salah satunya dengan menonton, apalagi yang punya kuota cukup, aplikasi Netflix menjadi jawabannya. Sayangnya baru-baru ini, Netflix dikecam banyak orang karena salah satu filmnya yang ditayangkan berjudul Cuties.

Sebanyak lebih dari 200ribu orang menandatangani petisi Change.org untuk memboikot agar film ini tidak jadi tayang. Film ini menceritakan seorang anak yang bernama Amy yang terpesona dengan sebuah kru tari. Karena ingin bergabung, Amy yang masih berusia 11 tahun ini mulai mengeksplorasi sisi feminimnya dan menentang tradisi keluarganya.

Baca juga : DIET ALKITABIAH AGAR TETAP AWET MUDA DAN SEHAT

Petisi di situs Change.org ini sudah ditandatangani oleh 226.000 orang hanya dalam tiga hari. “Film ini menjijikkkan karena menampilkan seorang anak berusia BELASAN tahun untuk menyenangkan para penonton pedofil dan juga secara negatif mempengaruhi anak-anak kita! Konten semacam ini sesuai dengan kelompok usia itu, apalagi saat perdagangan seks dan pedofilia begitu marak! Tidak ada alasan, ini konten berbahaya!” demikian ditulis Allison Mitchell dalam petisi.

Berkaca pada Cuties yang pernah mendapatkan Penghargaan Penyutradaraan Sinema Dunia ketika ditayangkan perdana di Sundance Film Festival 2020 pada bulan Januari, kita sebagai orang tua perlu waspada terhadap pergaulan anak kita. Anak itu cenderung meniru apa yang ia lihat dan berusaha diterima dalam komunitasnya. Jika anak sudah salah pergaulan maka, ia bisa menentang tradisi bahkan nilai-nilai keluarga yang sudah kita ajarkan padanya.

Sumber : Youtube

Oleh karena itu, agar anak tidak salah pergaulan sebaiknya orang tua perlu melakukan 5 hal ini sedari dini:

  1. Fondasi iman

Sedari anak dalam kandungan, mulai tanamkanlah fondasi iman kepada Tuhan Yesus secara kuat namun tidak memaksa. Mimin sendiri saat hamil seringkali membaca dengan keras cerita Alkitab untuk bayi. Ketika lahir dan tumbuh dewasa, Superparents bisa membangun fondasinya dengan altar atau ibadah keluarga, membaca firman dan berdoa bersama, serta bersekolah minggu.

 

  1. Sinergi pengasuhan

Pengasuhan tidak hanya menjadi beban untuk seorang ibu saja lho, melainkan ayah juga. Jadilah Superparents yang bisa menjadi tempat curhat anak, mampu menyediakan waktu, memahami psikologi mereka, dan bisa bersikap bijak terhadap permasalahan anak. Dengan sinergi, maka akan muncul bonding yang kuat antara ayah, ibu, dengan anak dan menjadi banteng agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah.

 Baca juga : MENGAPA GEREJA MEMBUTUHKAN GENERASI ANAK?

  1. Memilih pergaulan di sekolah maupun lingkungan

Jika masih usia balita, Superparents perlu melakukan pemantauan pergaulan anak dengan teman sebayanya. Dan bagi anak yang sudah sekolah sampai remaja, Superparents bisa bersinergi dengan guru untuk berperan aktif dalam memantau pergaulan anak. Pilihlah sekolah yang peduli dengan perkembangan anak.

 

  1. Edukasi sejak dini

Tanamkan nilai-nilai firman Tuhan setiap hari dan setiap saat kepada anak. Berikan anak edukasi tentang pergaulan yang ada dan bagaimana dampak buruknya bagi mereka. Gunakanlah bahasa yang mudah mereka mengerti tanpa terkesan menggurui.

 

  1. Menyeleksi tontonan dan pemakaian internet anak

Hampir semua ada di internet saat ini. Dari informasi yang positif sampai yang bisa menjerumuskan anak. Oleh karena itu, ada baiknya kalau kita bisa awasi ketat mesin pencarian dan apa yang anak tonton agar mereka bisa lebih berhati-hati dengan konten yang tidak sesuai dengan umurnya.

Contasia Christie

Content Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK