ARTICLE

Mon - Mar 09, 2026 / 480 / Parenting

Gentle Parenting Bukan Berarti Anak Bebas Melakukan Apa Saja

Dalam beberapa tahun terakhir, istilah gentle parenting semakin populer. Banyak orang tua ingin membesarkan anak dengan pendekatan yang lebih lembut, penuh empati, dan tidak menggunakan kekerasan. Tujuannya baik: membangun hubungan yang sehat dengan anak dan membantu mereka merasa aman secara emosional.

Namun dalam praktiknya, gentle parenting sering kali disalahpahami. Sebagian orang tua mengira bahwa gentle parenting berarti tidak boleh menegur anak, tidak boleh mengatakan “tidak,” atau harus selalu mengikuti keinginan anak agar mereka tidak merasa sedih.

Tanpa disadari, pendekatan ini bisa berubah menjadi Permissive Parenting, yaitu pola asuh yang penuh kasih tetapi hampir tidak memiliki batasan. Ketika hal ini terjadi, anak justru bisa merasa bingung dan kesulitan belajar tanggung jawab.

Berikut beberapa tanda ketika gentle parenting mulai bergeser menjadi permissive parenting.

1. Takut Menegur Anak

Sebagian orang tua merasa bersalah ketika harus menegur anak. Mereka takut teguran akan melukai perasaan anak atau merusak hubungan dengan mereka. Akibatnya, kesalahan anak sering dibiarkan begitu saja.

Padahal, teguran yang disampaikan dengan tenang dan penuh kasih justru membantu anak belajar membedakan mana yang benar dan mana yang tidak. Anak membutuhkan arahan dari orang tua untuk memahami batasan dalam hidupnya.

2. Semua Keinginan Anak Selalu Diikuti

Ada orang tua yang memilih mengalah setiap kali anak menangis atau marah. Tujuannya sering kali untuk menghindari konflik atau membuat suasana rumah tetap tenang.

Namun jika semua keinginan anak selalu dipenuhi, anak bisa belajar bahwa setiap keinginannya harus dikabulkan. Ketika suatu hari mereka menghadapi penolakan, mereka bisa merasa sangat frustrasi karena tidak terbiasa menghadapinya.

3. Tidak Ada Batasan yang Jelas

Gentle parenting sebenarnya tetap membutuhkan batasan yang konsisten. Anak perlu tahu apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan.

Tanpa batasan yang jelas, anak bisa merasa bingung. Mereka tidak tahu sampai di mana mereka boleh melangkah. Batasan yang sehat justru memberikan rasa aman karena anak tahu ada struktur yang membimbing mereka.

 

BACA JUGA : Petrus Pernah Berjanji Setia, Lalu Mengapa Ia Menyangkal Yesus? | Superbook Kids Club

 

4. Terlalu Menghindari Konflik

Konflik kecil antara orang tua dan anak sebenarnya tidak selalu buruk. Justru di dalam momen-momen inilah anak belajar tentang kesabaran, kompromi, dan menerima keputusan yang tidak selalu sesuai dengan keinginannya.

Jika orang tua selalu berusaha menghindari konflik, anak mungkin tidak pernah belajar menghadapi rasa kecewa atau tidak nyaman. Padahal kemampuan menghadapi perasaan seperti ini sangat penting dalam kehidupan.

5. Lupa Bahwa Disiplin Juga Bentuk Kasih

Kasih kepada anak bukan hanya tentang membuat mereka merasa nyaman. Kasih juga berarti menuntun, mengarahkan, dan membentuk karakter mereka.

Disiplin yang sehat bukanlah hukuman yang keras, melainkan proses membimbing anak agar belajar bertanggung jawab atas tindakan mereka. Ketika disiplin dilakukan dengan penuh kasih dan konsisten, anak dapat belajar tentang nilai, tanggung jawab, dan pengendalian diri.

Gentle parenting pada dasarnya adalah pendekatan yang baik karena menekankan empati, komunikasi, dan hubungan yang hangat antara orang tua dan anak. Namun pola asuh ini tetap membutuhkan batasan yang jelas.

Anak tidak hanya membutuhkan kasih sayang, tetapi juga arahan. Ketika kasih dan batasan berjalan bersama, anak dapat bertumbuh menjadi pribadi yang merasa dicintai sekaligus belajar hidup dengan tanggung jawab.

Miranda Rachel

Penulis Konten
Share :

Tags :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK