Kadang tanpa sadar, anak-anak belajar lebih banyak dari apa yang kita lakukan daripada dari apa yang kita katakan. Kita bisa menjelaskan Jumat Agung dengan kata-kata yang bagus, tapi yang paling diingat anak justru adalah bagaimana kita memaknainya di rumah.
Anak-anak bisa melihat apakah Jumat Agung hanya jadi hari biasa, atau benar-benar jadi momen yang kita anggap penting. Mereka bisa merasakan apakah kita hanya menyuruh mereka mengerti, atau kita sendiri juga sedang belajar mengerti kasih Tuhan.
Dan dari situlah sebenarnya anak mulai belajar tentang makna Jumat Agung.
Jumat Agung adalah tentang kasih yang sangat besar. Tapi anak-anak tidak langsung mengerti itu hanya lewat cerita. Mereka lebih mudah mengerti lewat sikap orangtua. Kalau anak melihat orangtuanya lebih sabar, lebih lembut, dan lebih peduli, mereka mulai belajar bahwa kasih itu bukan cuma kata-kata. Anak-anak juga belajar bahwa mengasihi itu tidak selalu mudah, tapi tetap bisa dilakukan.
Kadang tanpa kita sadari, satu sikap kecil dari orangtua bisa lebih berarti daripada satu penjelasan panjang.
BACA JUGA : Apa Itu Jumat Agung? Penjelasan Sederhana untuk Anak Sekolah Minggu
Anak-anak biasanya ingin menang, ingin didengar, dan ingin keinginannya dipenuhi. Tapi lewat Jumat Agung, orangtua bisa membantu anak memahami bahwa kasih tidak selalu tentang menang.
Saat orangtua mau meminta maaf duluan, mau mengalah, atau mau mendengarkan anak dengan lebih sabar, anak belajar sesuatu yang sangat penting: kasih itu tidak egois. Kasih itu tetap ada bahkan saat kita sedang lelah atau kesal.
Dan pelajaran seperti ini biasanya diingat anak lebih lama daripada cerita apa pun.
Kadang kita berpikir anak masih terlalu kecil untuk mengerti makna Jumat Agung. Tapi sebenarnya yang anak ingat bukan detail ceritanya, melainkan perasaan yang mereka rasakan.
Kalau anak merasa tenang, merasa dikasihi, dan merasa ada momen yang berbeda di rumah, mereka akan pelan-pelan mengerti bahwa Jumat Agung adalah tentang kasih yang sangat besar.
Dan mungkin yang paling penting bukan seberapa sempurna kita menjelaskannya, tapi apakah anak bisa melihat kasih Tuhan lewat kita sebagai orangtua.
Karena bagi anak, orangtua adalah gambaran pertama tentang kasih. Dan lewat Jumat Agung, mereka bisa belajar bahwa kasih itu nyata, bukan hanya cerita.
Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.
Klik untuk bergabungDapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK