ARTICLE

Sat - Nov 15, 2025 / 492 / Sunday School

Aktivitas Seru Sunday School : “Doa 5 Kata Challenge”

Anak-anak sering merasa malu atau takut saat diminta memimpin doa. Mereka khawatir salah bicara, lupa urutan, atau tidak bisa merangkai kalimat panjang seperti orang dewasa. Padahal, Tuhan tidak menilai panjangnya doa—yang Tuhan lihat adalah ketulusan hati.

Aktivitas “Doa 5 Kata Challenge” dirancang untuk membantu anak memahami bahwa doa bisa sangat sederhana, pendek, dan tetap bermakna. Dengan format yang ringan dan menyenangkan, anak-anak didorong untuk berdoa tanpa tekanan, sekaligus belajar mengungkapkan isi hati mereka secara jujur.

Aktivitas: Doa 5 Kata Challenge

Tujuan Rohani

- Mengajarkan bahwa Tuhan mendengar doa yang sederhana.

- Membantu anak berani memimpin doa di depan kelas.

- Membentuk pola doa yang jujur, personal, dan tidak dipaksakan panjang.


Bahan yang Dibutuhkan

- Kertas kecil atau sticky notes

- Pulpen atau spidol warna

- Satu wadah kecil (gelas/kotak) bertuliskan “5 Kata Challenge”

- (Opsional) Timer untuk membuat suasana lebih seru


Langkah-Langkah Aktivitas

1. Jelaskan Aturan Sederhana

Superteachers arahkan :
“Doa itu bisa sesederhana lima kata. Kita akan coba membuat doa hanya dengan 5 kata saja. Tidak perlu panjang, tidak perlu bingung. Yang penting tulus.”

Contoh:

- 'Terima kasih untuk hari ini'

- 'Tuhan tolong aku jadi lebih sabar'

- 'Tuhan Yesus aku sayang Engkau'


2. Anak Menulis Doa Lima Kata

Setiap anak mengambil kertas dan menuliskan doa mereka dengan tepat 5 kata.

Dorong mereka menulis sesuai hati, bukan meniru.

BACA JUGA : 7 Tokoh Alkitab yang Mengajarkan Kita Berdoa dengan Cara Sederhana


3. Masukkan ke Dalam Wadah

Kertas-kertas doa dimasukkan ke dalam kotak “5 Kata Challenge”.


4. Pilih Secara Acak & Doakan

Guru mengambil beberapa kertas secara acak, membaca doanya (opsional: sebut nama penulis atau anonim), lalu mengajak seluruh kelas mengaminkannya.

Suasana jadi hangat dan saling mendukung.


5. Ajukan Pertanyaan Reflektif

Setelah membaca beberapa, tanyakan:

“Bagaimana perasaanmu membuat doa hanya 5 kata?”

“Apakah kamu merasa Tuhan mendengar doa pendekmu?”

“Kapan kamu mau pakai doa 5 kata ini di rumah?”

Pertanyaan ini membantu anak memahami maknanya, bukan sekadar bermain.

Tegaskan bahwa doa tidak diukur dari banyaknya kata, tetapi dari hati yang tulus. Walaupun hanya lima kata, Tuhan melihat sungguh-sungguhnya hati anak. Aktivitas ini dapat menjadi kebiasaan sederhana sebelum atau sesudah kelas, agar anak terbiasa mengungkapkan isi hati mereka dalam doa.

Miranda Rachel

Penulis Konten
Share :

Tags :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK