ARTICLE

Thu - Mar 01, 2018 / 1509 /

4 Hal yang Bisa Menguatkan Korban Pelecehan Seksual dan Pemerkosaan

Pelecehan seksual dan pemerkosaan kini tidak hanya dialami oleh perempuan saja. Anak-anak bahkan laki-laki juga pernah ada yang pernah mengalaminya. Kejadian ini akhirnya meninggalkan luka yang dalam bagi setiap korbannya. Bagaimana jika kita ingin menguatkan orang terdekat yang mengalami hal tersebut?

Beberapa hari lalu di Belgia terdapat pameran yang menampilkan baju-baju korban pemerkosaan. Uniknya baju yang dipamerkan mulai dari piyama hingga seragam polisi, namun tidak ada yang terlihat seksi atau provokatif. Pameran ini mau menekankan pada masyarakat bahwa model baju bukanlah pemicu pemerkosaan. Tapi itu semua timbul dari pikiran jahat seseorang.

Tidak sedikit orang yang menyalahkan si korban karena gaya maupun cara berpakaiannya. Hal itu membuat korban menjadi merasa bersalah, merasa dirinya sudah tidak berharga lagi, dan ujung-ujungnya marah kepada Tuhan. Jika kamu mengenal orang yang pernah dilecehkan secara seksual bahkan menjadi korban perkosaan, beritahukanlah mereka bahwa Tuhan Yesus ingin mereka mengetahui hal ini:

 

1, Mereka tidak sendiri.

Sumber: thefellowshipoftheking.net

“Demikianlah Tuhan adalah tempat perlindungan bagi orang yang terinjak, tempat perlindungan pada waktu kesesakan.” (Mazmur 9 : 9)

Serahkanlah semua sakit, kekhawatiran, dan kemarahan mereka kepada Tuhan. Tuhan menyayangi mereka dari dulu sampai sekarang. Tuhan ingin menyembuhkan dan membuat nyaman walaupun mereka sedang marah pada-Nya. Keluarkan amarah dan jangan ada perasaan yang dipendam lagi, karena Tuhan akan bertemu dengan mereka dalam kesakitan yang mereka alami.

Seperti yang sudah Ia janjikan di Mazmur 147: 3. “Ia menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka.”

 

2. Ini bukan salah mereka.

Sumber: justbetweenus.org

Mudah untuk berpikir, “Kalau saja saya begini ……. Mungkin hal ini tidak akan terjadi.”

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, tidak ada hubungan antara apa yang mereka lakukan, gaya mereka, dan model baju yang dipakai sehingga mengundang orang untuk melakukan pelecehan bahkan pemerkosaan. Itu bukan salah mereka.

Pada zaman dahulu, wanita adalah properti (barang kepemilikan) laki-laki. Hukum Tuhan justru mengangkat derajat atau status, dan melindungi perempuan. Hanya laki-laki yang melakukannya yang harus mati, sedangkan korbannya yang perempuan tidak ada dosanya yang sepadan dengan hukuman mati. (Ulangan 22: 25 – 26)

 

3. Mereka berharga.

Sumber: maxresdefault

Mereka bernilai karena Tuhan yang menciptakannya. Mereka diciptakan dengan penuh kasih yang luar biasa dari Tuhan (Mazmur 139). Tuhan sendiri sudah membuktikan kasih-Nya dengan turun ke dalam dunia untuk menebus dosa seluruh umat manusia.

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal , supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yohanes 3: 16)

 

4. Ini adalah tempat yang aman.

Sumber: pcicom.m

Kesebuhan terjadi ketika mereka membawa bagian tergelap hidupnya kedalam terang. “Allah adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan. Jika kita katakan, bahwa kita beroleh persekutuan dengan Dia, namun kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta dan kita tidak melakukan kebenaran. Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.” (1 Yohanes 1 : 5-7)

Maka kita sebagai teman dan kerabatnya, rangkul mereka agar mereka merasakan kasih Tuhan yang terpancar melalui diri kita. Cintai mereka sama seperti Tuhan mencintai mereka apa adanya. Berikan mereka komunitas yang mendukung agar mereka bisa bangkit dari keterpurukannya.

Sumber: womantalk dan newspring.cc

Baca juga:

JADIKANLAH 3 HAL INI SEBAGAI POKOK DOA, KETIKA ANAK ANDA BERPINDAH KEYAKINAN

5 LANGKAH MEMBESARKAN ANAK AGAR DAPAT MEMPERTAHANKAN IMAN PERCAYANYA

SALAHKAH ORANG TUA INI KARENA MEMBIARKAN ANAKNYA TIDUR DALAM GEROBAK?

KLIK SHARE TO FACEBOOK UNTUK KAMU BAGIKAN ARTIKEL INI

Superbook Admin

Official Writer
Share :

SUPERBOOK EDISI SEKOLAH MINGGU

Superbook Edisi Sekolah Minggu merupakan kurikulum berbasis visual media persembahan bagi anak-anak di gereja di seluruh Indonesia. Kurikulum ini terdiri dari 45 minggu bahan pelajaran sekolah minggu setiap tahunnya, Permainan interaktif dan topik-topik diskusi yang mengaktifkan anak-anak, dan Catatan Gizmo yang menghubungkan orang tua dengan apa yang dipelajari anak.

Klik untuk bergabung

SUBSCRIBE

Dapatkan berbagai info dan penawaran menarik dari SUPERBOOK

Copyright © 2018. SUPERBOOK