LATEST TESTIMONIES

Dulu Aku Egois, Kini Mau Membantu

Nidar, anak berumur 12 tahun yang berjemaat di GPdI Jemaat Bethany, Medan belum mengerti apa arti saling membantu. Baginya yang terpenting ialah keinginannya terpenuhi. Kedua orang tua Nidar bekerja dari pagi sampai malam demi mencukupi kebutuhan sehari – hari. Kakaknya juga putus sekolah karena ikut membantu kedua orang tuanya.

Sayangnya, Nidar tidak peduli dengan keadaan itu. Setiap pulang sekolah, ia pergi bermain dan tidak pernah peduli dengan orang tuanya yang membersihkan rumah walaupun sudah lelah bekerja. Nidar tidak membantu mereka karena ia lebih memikirkan dirinya sendiri.

Suatu hari, Nidar belajar di sekolah minggu tentang kisah Tuhan Yesus melalui Superbook episode “Raja Pembasuh Kaki”. Dalam pelajaran itu dijelaskan bahwa Yesus mau membasuk kaki para murid-Nya. Ia juga belajar dari Super Ayat saat itu yang diambil dari Filipi 2: 3 yang berisi, “dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau puji-pujian yang sia-sia. Sebaiknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama daripada dirinya sendiri.

 

 

Sejak saat itu Nidar tersadar bahwa dia tidak boleh memikirkan dirinya sendiri dan ia akhirnya mengambil keputusan untuk membantu orang tua serta kakak-kakaknya. Nidar mulai membantu dari menyapu lantai, mencuci piring, dan membereskan rumah.

Sekarang ia semakin rajin dan punya inisiatif mengerjakan pekerjaan rumah. Ia juga semakin rajin pergi ke gereja bahkan kini berani memimpin doa di sekolah minggu. Apakah kita ingin Nidar lain-lainnya ada di tempat lain? Ayo dukung terus Superbook untuk menjangkau mereka di pelosok-pelosok daerah.         

Oleh: Sandi Hutahaean (Church Network Superbook Indonesia)

5.057

GEREJA

303.054

ANAK

2675

SPONSOR

Copyright © 2016. SUPERBOOK