LATEST ARTICLE

Ternyata Ini Lho Penghalang Doa Kita Dikabulkan oleh Tuhan


Sumber : hearthymn.com

Masih ingat dengan jenis –jenis jawaban doa? Dikabulkan langsung, tunggu, dan tidak. Nah kalau doa kamu tidak dikabulkan juga pasti bertanya-tanya ya. Ternyata ada penghalang-penghalang yang bisa menghalangi doa kita dikabulkan.

Seperti yang ada di Alkitab, disebutkan ada 7 penghalang. Inilah penjelasannya.

1. Dosa

Sumber: klangwesley.com

Dosa bisa menjadi hambatan bagi kita untuk datang kepada Tuhan. “Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.” (Yesaya 59: 1-2).

Allah adalah kudus, karena itu kita pun harus kudus, terbebas dari pencemaran dosa (1 Petrus 1:15-16). Lalu bagaimana agar doa kita kembali didengar? Bertobatlah terlebih dulu dan berbalik pada kehendak Allah.

 

2. Niat jahat

Sumber: mallatts.com

Selain kejahatan yang sudah dilakukan, Tuhan juga membenci hal jahat yang sudah dipikirkan dan direncanakan, namun masih dalam hati. Ini didukung dalam Mazmur 66: 18 yang berisi, “Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah Tuhan tidak mau mendengar.”

Pemazmur yakin bahwa Tuhan telah mendengar doanya karena tidak ada niat jahat di dalam hatinya (Mazmur 66:19-20). Salah satu contoh niat jahat adalah balas dendam. Wah berniat jahat saja sudah dosa, apalagi dibuahi dengan tindakan ya.

 

3. Pemberontakan kepada Allah

Sumber: maxresdefault

Dalam Ratapan 3:42-44 dilukiskan bahwa bangsa Yehuda telah memberontak kepada Allah sehingga Allah menimbulkan banyak malapetaka bagi mereka: kelaparan, pembunuhan, dan sebagainya. Untuk itu mereka berdoa kepada Allah, tetapi Allah tidak mendengar mereka, doa mereka tidak dapat “menembus”, sebab Allah menyelubungi diri-Nya dengan awan.

“Kami telah mendurhaka dan memberontak, Engkau tidak mengampuni. Engkau menyelubungi diri-Mu dengan murka, mengejar kami dan membunuh kami tanpa belas kasihan. Engkau menyelubungi diri-Mu dengan awan, sehingga doa tak dapat menembus.”

 

4. Hati yang bimbang

Sumber: tinybuddha.Com

Dalam Yakobus 1:6-7 dikatakan bahwa, “Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan.”

Kutipan firman Tuhan di atas berbicara mengenai hikmat. Ia berkata bahwa barangsiapa di antara mereka (orang-orang Kristen penerima suratnya) kekurangan hikmat, maka hendaklah ia memintanya/berdoa kepada Tuhan (ayat 5).

Dalam meminta hikmat tersebut janganlah ia bimbang, sebab orang yang bimbang tidak akan menerima sesuatu dari Tuhan. Jadi percayalah dan imani doamu. Kebimbangan hati adalah penghalang bagi doa-doa Kristen.

 

5. Motivasi yang salah

Sumber: thedailyriff.com

“Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa – apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.” Yakobus 4: 3.

Terkadang keinginan kita menutupi kehendak Tuhan. Itulah yang kita doakan. Kita memaksakan kehendak demi kepuasan duniawi kita. Padahal belum tentu Tuhan menyetujuinya. Inilah motivasi yang salah dalam berdoa.

Hasil doa seharusnya dipakai untuk hal yang positif. Misalnya untuk kemuliaan Tuhan, membantu orang lain, dan kebaikan kita sendiri. Bukannya untuk merugikan orang lain dan menyakiti hati Tuhan.

 

6. Kesombongan rohani

Sumber: blogdomario.com

“Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini; aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku.” (Lukas 18:11-12).

Memang sudah sepantasnyalah kita senang jika kita telah melakukan firman Tuhan, akan tetapi jika kita meninggikan diri kita atas hal tersebut serta merendahkan orang lain, jelas hal itu tidak berkenan kepada Tuhan.

Doa dengan meninggikan diri seperti yang dilakukan oleh orang farisi di atas jelas tidak akan berkenan kepada Tuhan. Tuhan Yesus sendiri mengakhiri perumpamaanNya dengan berkata bahwa barangsiapa meninggikan diri akan direndahkan, dan barangsiapa merendahkan diri akan ditinggikan (Lukas 18:14b).

 

7. Ketidakhormatan pada istri

Sumber: nieuwsblad.be

Hal ini berlaku khusus bagi pria yang sudah menikah. Dalam 1 Petrus 3:7 diingatkan bahwa para suami harus hidup bijaksana dan menghormati istri mereka sehingga doa mereka tidak terhalang.

“Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang.”

Memang sudah sepatutnyalah seorang suami menghormati/mengasihi istrinya, sebab demikianlah yang diperintahkan oleh Tuhan. Tetapi bukan hanya karena itu, tetapi juga agar doanya tidak terhalang.

Sumber : rubrikkristen

Baca juga:

7 DOA YANG PERLU DIPANJATKAN UNTUK KEBERLANGSUNGAN SEKOLAH MINGGU

BERKAT TUHAN HADIR SAAT CHELSEA OLIVIA BERUSAHA

JADIKANLAH 3 HAL INI SEBAGAI POKOK DOA, KETIKA ANAK ANDA BERPINDAH KEYAKINAN

KLIK SHARE TO FACEBOOK UNTUK KAMU BAGIKAN ARTIKEL INI


5.057

GEREJA

303.054

ANAK

2675

SPONSOR

Copyright © 2016. SUPERBOOK